Pejabat Keamanan Rusia Sebut Tujuan Perundingan untuk Pastikan Kemenangan

Kamis, 05/06/2025 04:04 WIB

MOSKOW - Pejabat keamanan senior Rusia Dmitry Medvedev mengatakan pada hari Selasa bahwa tujuan diadakannya perundingan damai dengan Ukraina adalah untuk memastikan kemenangan Rusia yang cepat dan tuntas.

"Perundingan Istanbul bukan untuk mencapai perdamaian kompromi dengan syarat-syarat delusi pihak lain, tetapi untuk memastikan kemenangan cepat kita dan penghancuran total rezim neo-Nazi," kata wakil ketua Dewan Keamanan Rusia yang agresif di Telegram.

"Itulah isi Memorandum Rusia yang diterbitkan kemarin."
Medvedev merujuk pada serangkaian tuntutan Rusia yang disampaikan kepada Ukraina dalam perundingan di Istanbul pada hari Senin.

Tuntutan tersebut meliputi penyerahan lebih banyak wilayah, menjadi negara netral, menerima pembatasan jumlah tentara Ukraina, dan menyelenggarakan pemilihan parlemen dan presiden baru.

Dalam perundingan yang berlangsung hanya satu jam itu, kedua belah pihak sepakat mengenai pertukaran tawanan perang baru dan pertukaran 12.000 tentara yang tewas, tetapi tidak mengenai gencatan senjata yang Ukraina dan sekutunya desak agar diterima Rusia.

Medvedev menambahkan, dalam tanggapan yang jelas terhadap serangan Ukraina pada akhir pekan terhadap pangkalan pembom strategis Rusia, bahwa Moskow akan membalas dendam. "Pembalasan tidak dapat dihindari," katanya.

"Tentara kita terus maju dan akan terus maju. Segala sesuatu yang perlu diledakkan akan diledakkan, dan mereka yang harus disingkirkan akan disingkirkan."

TERKINI
5 Novel Karya Anak Bangsa yang Pas Dibaca di Akhir Pekan Daftar 10 Film Terpopuler di Netflix Bulan Ini Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya Mengapa Hari Hiu Paus Sedunia Diperingati Setiap 30 Agustus?