Selasa, 27/05/2025 12:37 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Seorang pria kulit putih berusia 53 tahun asal Inggris telah ditangkap setelah mobilnya menabrak sejumlah pejalan kaki saat parade perayaan trofi Premier League Liverpool diadakan.
Puluhan ribu pendukung The Reds memadati jalanan kota Liverpool pada Senin (26/5) untuk merayakan keberhasilan klub meraih gelar juara liga. Akan tetapi, euforia berubah menjadi kepanikan ketika sebuah kendaraan menabrak kerumunan, hanya sekitar 10 menit setelah rombongan tim Liverpool melintas dengan bus atap terbuka.
Dilansir dari Sportsmole, Menurut laporan BBC News, insiden terjadi di Water Street sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Polisi Merseyside menyampaikan dalam pernyataannya:
"Kami menerima laporan tak lama setelah pukul 18.00 mengenai sebuah mobil yang menabrak sejumlah pejalan kaki. Kendaraan tersebut berhenti di lokasi dan seorang pria telah diamankan."
Minim Menit Bermain, Robertson Pilih Hengkang dari Liverpool Musim Depan
Arne Slot Yakin Liverpool Bisa Bungkam PSG di Leg Kedua UCL
Prediksi Starting XI Liverpool vs PSG: Siapa yang Lebih Siap?
Dalam konferensi pers pada malam harinya, Layanan Ambulans North West mengonfirmasi bahwa 27 orang telah dilarikan ke rumah sakit. Dua di antaranya, termasuk seorang anak, mengalami luka serius. Sementara itu, 20 korban lainnya mendapat perawatan di lokasi dan tidak memerlukan rawat inap.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Merseyside, Nick Searle, mengungkapkan bahwa tiga orang dewasa dan satu anak harus dievakuasi dari bawah mobil sebelum diserahkan kepada tim medis.
Asisten Kepala Polisi Merseyside, Jenny Sims, menyatakan bahwa insiden ini tidak terkait dengan aksi terorisme dan pihak kepolisian tidak sedang mencari pelaku lain.
Liverpool FC menyampaikan keprihatinannya melalui pernyataan resmi:
"Kami sedang berkoordinasi langsung dengan Kepolisian Merseyside terkait insiden di Water Street yang terjadi menjelang akhir parade trofi malam ini. Doa dan simpati kami sampaikan kepada semua pihak yang terdampak. Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada layanan darurat dan otoritas lokal."
Dukungan juga datang dari klub rival sekota, Everton, melalui unggahan di X (Twitter):
"Pikiran dan doa kami bersama semua pihak yang terdampak oleh insiden serius di kota kami."
Manchester United turut menyatakan belasungkawa lewat media sosial:
"Kami turut prihatin atas kejadian mengerikan hari ini. Hati kami bersama Liverpool FC dan seluruh warga kota Liverpool."
Sementara itu, Premier League mengecam keras kejadian tersebut dalam pernyataannya, menyebutnya sebagai peristiwa mengerikan, dan turut prihatin atas kejadian itu dan berdoa untuk para korban.