Senin, 12/06/2017 04:14 WIB
Manila - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte secara resmi menyatakan, tidak pernah meminta Amerika Serikat mengerahkan bantuan militernya untuk membantu negaranya memerangi militan Maute di Marawi.
Konferensi pers yang digelar di Cagayan de Oro City ini, untuk membantah pernyataan Kedutaan Besar Amerika yang mengatakan, pengerahan pasukannya merupakan permintaan Filipina. "Tidak pernah mendekati Amerika Serikat untuk meminta Bantuan," tegas Duterte.
Filipina Pangkas Pajak LPG dan Minyak Tanah Imbas Krisis Migas
Filipina dan Thailand Incar Tiket Piala Asia 2027
Filipina Minta Izin AS Beli Minyak dari Negara yang Disanksi
Keyword : Marawi Rodrique Duterte Filipina