Minggu, 11/06/2017 06:46 WIB
Marawi - Amerika Serikat mengerahkan pasukan khususnya untuk menghancurkan militan yang berafiliasi dengan ISIS di Marawi, kota selatan Filipina. Dilansir media setempat, sebuah pesawat pengintai Orion P3 A.S. terlihat terbang di atas kota.
Militer Filipina mengatakan Amerika Serikat memberikan bantuan teknis untuk mengakhiri pengepungan Kota Marawi oleh pejuang yang bersekutu dengan Negara Islam Irak dan Suriah. "Mereka tidak berperang, mereka hanya memberikan dukungan teknis," juru bicara militer Letnan Kolonel Jo-Ar Herrera.
Senat Filipina Buka Sidang Pemakzulan Wapres Sara Duterte
Gempa Ubah Dasar Laut Jadi Garis Pantai Baru di Filipina
Filipina Kucurkan Rp106,52 Miliar untuk Pemulihan Gempa Mindanao
Keyword : Marawi Rodrique Duterte Filipina