Rabu, 21/05/2025 19:31 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Skill dan kerja keras merupakan hal yang mutlak bagi pemain sepak bola profesional. Sayangnya, tak sedikit orang memilih jalan pintas dengan melakukan penipuan dengan harapan dapat menggapai tujuan secara instan.
Menurut catatan sejarah, muncul sejumlah pemain yang berani memalsukan identitas, membuat cerita palsu, hingga menipu klub-klub ternama. Beberapa di antaranya bahkan sempat mencicipi lapangan sebelum akhirnya terbongkar.
Kisah paling ikonik datang dari Inggris. Pada 1996, Southampton dikecoh oleh seorang pria bernama Ali Dia, yang mengaku sebagai sepupu George Weah, pemain terbaik dunia saat itu.
Lewat sambungan telepon, manajer Graeme Souness percaya bahwa Ali adalah pemain timnas Senegal dan eks PSG. Dia pun langsung diberi kontrak dan bahkan diturunkan di pertandingan Liga Inggris.
Kocak, Pemain Ini Dikartu Merah gegara Pipis di Botol
7 Fakta Unik Chelsea, Raja London yang Nyaris Bangkrut
Kuda Hitam, Sejak Kapan Istilah Ini Digunakan Sepak Bola?
Namun, penampilannya amat buruk hingga akhirnya ditarik keluar dan kontraknya diputus keesokan harinya.
2. Grégoire AkcelrodMengedit foto agar terlihat bak pemain profesional pernah dilakukan Grégoire Akcelrod. Melalui artikel di website pribadi, Akcelrod membangun karier palsu. Dia mengklaim dirinya sebagai bagian dari PSG.
Portofolio itulah dia kirim ke sejumlah klub Eropa dan nyaris lolos seleksi di CSKA Sofia pada 2009. Untungnya, salah seorang fans PSG mengendus kebohongannya dan mengungkap kebenaran. Akcelrod kemudian mengaku.
3. Alessandro ZarrelliSosok nekat lain ialah Zarrelli. Pada pertengahan 2000-an, Zarrelli mengirim faks palsu ke berbagai klub di Inggris dan Irlandia Utara, dan mengaku dikirim oleh FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) sebagai bagian dari program pertukaran pemain muda.
Sejumlah klub termasuk Lisburn Distillery sempat tertarik dan bahkan memberinya tempat berlatih. Tapi aksinya segera terbongkar saat dokumen palsunya diperiksa lebih dalam. Zarrelli kemudian berkarier di liga amatir sampai wafat pada 2018.
4. Carlos KaiserPemain tapi tidak pernah bermain. Ya, itulah Carlos Henrique Raposo, alias Carlos Kaiser. Kariernya bak mitos. Selama lebih dari satu dekade, dia bergabung dengan berbagai klub di Brasil seperti Botafogo, Flamengo, dan Vasco da Gama, tanpa pernah benar-benar bermain.
Carlos mengaku cedera atau membuat alasan lain setiap kali hendak diturunkan. Berkat koneksi dan tipu daya, dia bisa terus mendapat kontrak baru. Ceritanya bahkan diangkat ke dalam film dokumenter.
5. Bernio VerhagenEra media sosial tak membuat penipu kehilangan akal untuk mengelabui klub. Bernio Verhagen, pesepak bola amatir asal Belanda-Suriname, sukses menipu klub-klub profesional di Moldova, Afrika Selatan, Chili, hingga Denmark pada 2019.
Dia memalsukan profil, membuat agen fiktif, dan mencantumkan riwayat klub palsu. Klub Denmark, Viborg FF sempat mengontraknya sebelum menyadari bahwa dia bahkan tidak bisa mengontrol bola.
Walhasil, setelah terbongkar, Verhagen juga menghadapi tuduhan kriminal lain, termasuk penipuan dan penculikan.