Senin, 19/05/2025 17:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Tempo cepat dan agresif menjadi salah satu ciri khas sepak bola modern. Karena itu, para pemain wajib ekstra waspada di awal pertandingan agar tidak menciptakan kesalahan yang berujung blunder hingga melahirkan gol-gol super cepat dari tim lawan.
Fenomena ini pernah beberapa kali terjadi di Liga Champions, termasuk musim ini. Gol solo run brilian blunder yang dimanfaatkan secara insting, dan satu dua sentuhan berakhir gol terjadi hanya dalam hitungan detik.
Gol tercepat sepanjang sejarah Liga Champions ini tercipta pada 7 Maret 2007, ketika Roy Makaay menjebol gawang Real Madrid di Allianz Arena hanya dalam waktu 10 detik setelah kick-off.
Umpan buruk Roberto Carlos disambar Hasan Salihamidžić, yang langsung mengirim bola ke Makaay. Dengan ketenangan luar biasa, striker Belanda itu menaklukkan Iker Casillas.
Kocak, Pemain Ini Dikartu Merah gegara Pipis di Botol
7 Fakta Unik Chelsea, Raja London yang Nyaris Bangkrut
Kuda Hitam, Sejak Kapan Istilah Ini Digunakan Sepak Bola?
Pada fase grup musim 2011/12, Jonas mempermalukan Bayer Leverkusen bahkan sebelum tim asal Jerman ini sempat menyusun formasi bertahan.
Lewat serangan balik cepat, penyerang asal Brasil mencatatkan gol hanya dalam waktu 10,96 detik, sekaligus mencatatkan namanya di posisi kedua pemilik gol tercepat dalam sejarah kompetisi pada saat itu.
Gilberto bukanlah tipikal pencetak gol cepat, tapi pada 25 September 2002, dia membungkam tuan rumah PSV Eindhoven lewat sontekan pelan di detik ke-20, memanfaatkan umpan Thierry Henry.
4. Alessandro Del Piero (Juventus) – 20,12 detik1 Oktober 1997 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Del Piero dan Manchester United. Kala itu, sang pangeran Italia membuktikan kelasnya dengan mencetak gol hanya 20 detik setelah kick-off.
Berawal dari pergerakan diagonal cepat, Del Piero menaklukkan Peter Schmeichel dengan finishing klinis untuk membungkam Old Trafford sejak detik-detik awal.
5. Clarence Seedorf (AC Milan) – 21,06 detikPada 2005, Seedorf mencetak salah satu gol tercepat dalam kariernya saat menghadapi Schalke. Gelandang asal Belanda ini memanfaatkan celah pertahanan yang terlalu lebar dan melepas tembakan rendah yang menembus gawang lawan hanya dalam 21 detik.
6. Alexandre Pato (AC Milan) – 24,97 detikPato mencetak salah satu gol paling memesona di Liga Champions ketika membungkam Camp Nou pada 2011. Dengan kecepatan yang dimilikinya, Pato melewati dua bek Barcelona dan menaklukkan Víctor Valdés.
Gol dalam waktu 25 detik ini menjadi pembuka sempurna dalam laga penuh gengsi antara Milan dan Barça.
7. Marek Kincl (Rapid Vienna) – 25,20 detikNama ini memang kurang dikenal publik, namun Marek Kincl punya tempat dalam sejarah Liga Champions. Striker asal Republik Ceko ini mencetak gol untuk Rapid Vienna hanya 25 detik setelah kick-off melawan Club Brugge.
8. Dejan Stanković (Inter Milan) – 25,54 detikStankovic layak memegang predikat sebagai pemilik gol paling spektakuler dalam sejarah Liga Champions. Namun, tak hanya unik, golnya ke gawang Schalke pada 2011 lalu juga termasuk yang tercepat.
Pemain asal Serbia ini mencetak gol dari tengah lapangan, memanfaatkan bola sapuan buruk kiper Manuel Neuer dan melepas tendangan first-time ke gawang kosong.
9. Conor Gallagher (Atletico Madrid) – 27 detikDalam pertandingan leg kedua 16 besar melawan Real Madrid pada Maret 2025, Gallagher membuka skor hanya dalam waktu 27 detik. Umpan terobosan cepat Rodrigo De Paul dibelokkan oleh Guiliano Simeone sebelum disambar Gallagher, untuk menciptakan rekor baru sebagai gol tercepat oleh pemain Inggris di Liga Champions.
10. Marcus Thuram (Inter Milan) – 28 detikMasih di Liga Champions musim 2024/2025, semifinal Liga Champions 2025 antara Inter Milan vs Barcelona menciptakan salah satu gol tercepat yang dicetak oleh Marcus Thuram.
Berawal dari high press dan kerja sama satu-dua dengan Lautaro Martínez, Thuram menciptakan gol cepat di detik ke-28, sekaligus membuat Camp Nou terdiam lebih cepat dari biasanya.