Forum Perempuan Muslim Parlemen Jadi Bagian Penting dalam Sidang PUIC

Rabu, 14/05/2025 07:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Irine Yustiana Roba Putri mengatakan, forum Perempuan Muslim Parlemen merupakan bagian penting dalam Konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19.

Menurut dia, forum tersebut membahas tentang perlunya memperjuangkan pemberdayaan perempuan di berbagai negara.

"Jadi salah satu forum yang sangat penting yang dimiliki oleh PUIC ini adalah forum Perempuan Muslim Parlemen, di mana kita membahas terkait tentang tantangan-tantangan perempuan parlemen di dunia," kata Irine, dalam keterangan persnya, Selasa (13/5).

"Karena banyak negara memberikan contoh yang baik, tetapi juga banyak negara-negara yang mengalami stagnan terkait dengan perjuangan pemberdayaan perempuan," imbuhnya.

Dalam forum tersebut, Irine pun menyoroti hasil Komisi Tentang Status Wanita atau The Commission on the Status of Woman (CSW) di PBB, yang menyatakan bahwa perjuangan pemberdayaan perempuan dikatakan keluar jalur atau off track.

Padahal target Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang di dalamnya juga terdapat isu tentang pemberdayaan wanita (SDGs poin 5), hanya tinggal 5 tahun lagi.

"Sementara kita ketahui bahwa Beijing platform itu usianya sudah 30 tahun dan tinggal 5 tahun dari SDGs 2030. Kita punya SDGs 5 itu membahas mengenai pemberdayaan perempuan," jelasnya.

Oleh karena itu, Irine mengungkapkan, dalam forum Perempuan Muslim Parlemen OKI, seluruh megara menyamakan visi misi untuk menguatkan peran perempuan atau memberikan kesempatan seluas-luasnya terhadap perempuan untuk mengambil kebijakan publik. 

 

TERKINI
Mengapa Hari Menjahit Sedunia Diperingati Setiap 13 Juni? Hari Kesadaran Albinisme Sedunia Setiap 13 Juni, Ini Sejarahnya 13 Juni 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini Menlu Iran Sebut Kesepakatan dengan AS Tinggal Selangkah Lagi