Iran Meminta Negara Teluk Persia Berdamai dengan Dialog

Senin, 05/06/2017 20:34 WIB

Jakarta - Iran meminta negara-negara Teluk Persia untuk menyelesaikan sengketa mereka saat ini melalui dialog. Ia menginginkan tetangganya di kawasan Teluk Persia  menghindari keputusan yang terburu-buru dan merangkul rasionalitas untuk mengurangi ketegangan dan meningkatkan hubungan mereka.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi, mengatakan tak berselang lama setelah sejumlah portal berita lokal mengumumkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain, bersama Dengan Mesir, memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar 

Langkah yang belum pernah terjadi dimaksudkan untuk memberi hukuman kepada Qatar, karena memiliki hubungan dengan Iran dan dukungannya terhadap Ikhwanul Muslimin.

Dilansir Pinancial Tribune, salah seorang pejabat senior mengecam Arab Saudi dan tiga sekutu Arabnya karena memutuskan hubungan dengan Qatar. Ia mengatakan, usia "kesukuan" dan memberlakukan perwalian di negara-negara lain telah berakhir.

Hamid Aboutalebi, Wakil Kepala Staf Presiden, Hassan Rouhani, berkicau di Twitter miliknya, pada Senin (5/6), "Waktu untuk bermain saudara besar sudah selesai" 

"Usia sanksi juga telah berakhir dan memutus hubungan diplomatik, menutup perbatasan, mengepung negara dan mengusir mereka dari koalisi tidak akan mengarah pada keluarnya dari krisis," tulisnya.

Aboutalebi mengatakan bahwa terus "domineer" orang lain hanya akan membawa lebih banyak kekacauan, dan dialog adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan perbedaan.

TERKINI
Singa vs Harimau: Apa Bedanya Selain Garis dan Surai? Ini Penjelasan Ilmiah Ilmuwan Ungkap Lempeng Tektonik Purba Masih Aktif di Kedalaman 1.800 Mil InJourney Airports Tambah 53 Rute Penerbangan di Awal 2026 Gejala Kelebihan Kafein, Dari Gangguan Tidur hingga Masalah Pencernaan