Minggu, 04/06/2017 01:30 WIB
Afganistan - Bom meledak terjadi di ibukota Afganistan, saat pemakaman Salem Izadyar, putra Mohammad Alam Izadyar yang menjabat sebagai Wakil Ketua Senat negara tersebut. Dari tiga kali ledakan itu, tercatat tujuh orang tewas dan 119 orang lainnya luka-luka.
Dilansir CNN, Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani langsung mengutuk serangan tersebut. Dia mengatakan, negaranya sedang diserang dan negara harus kuat. "Terjadi pelecehan yang dilakukan untuk para pelayat yang mengubur martir," katanya di Twitter.
Sahroni: RUU Perampasan Aset Harus Utamakan Pemulihan Kerugian Negara
KPK Cecar Kakak Ridwan Kamil soal Pembelian Mobil Volvo
Ini Sederet Fakta Pohon Sahabi Saksi Bisu Perjalanan Rasululla
Keyword : Krisis Afganistan Bom Meledak