Sekjen PDIP Hasto: Meski Diwarnai Intimidasi Saya Tetap Datang ke KPK

Kamis, 20/02/2025 10:54 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Kamis, 20 Februari 2025.

Hasto bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan suap penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024 dan perintangan penyidikan.

Hasto tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.52 WIB. Dia datang bersama tim kuasa hukumnya, yakni Ronny B. Talapessy yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Reformasi hingga Maqdir Ismail.

"Mohon maaf agak terlambat karena bus yang kami pesan sempat tiga dicancel. Apakah opsus-opsus yang tidak. Yang jelas kami sempat mencoba mengganti tiga bus tapi akhirnya tetap datang sehingga kami terlambat," kata Hasto kepada wartawan.

Hasto mengatakan kedatangannya hari ini sebagai bentuk menunjukkan sikap kooperatif di hadapan hukum. Dia juga mengatakan ada berbagai agenda politik yang tampak dalam kasus ini.

Berbagai agenda politik dalam kasus ini adalah ketika saksi diintimidasi hingga bukti yang diperoleh dengan cara tidak sah.

"Meski diwarnai dengan berbagai praktik pelanggaran hukum dan intimidasi saya tetap datang ke KPK," tegasnya.

KPK menetapkan Hasto bersama Advokat PDIP Donny Tri Istiqomah sebagai tersangka pada akhir tahun kemarin. Namun KPK belum melakukan penahanan kepada kedua tersangka.

Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana suap kepada mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan untuk kepentingan penetapan PAW anggota DPR RI periode 2019-2024 Harun Masiku (buron).

Hasto juga disebut juga mengurus PAW anggota DPR RI periode 2019-2024 daerah pemilihan (dapil) 1 Kalimantan Barat (Kalbar) Maria Lestari. Selain suap, Hasto juga dikenakan pasal perintangan penyidikan atau obstruction of justice.

TERKINI
Kebiasaan Buruk yang Bisa Menyebabkan Paru-paru Basah Bolehkah Meminta Kematian Saat Ditimpa Ujian Berat? Ini Hukum Pamer Kekayaan atau Flexing dalam Islam Inilah Ciri-Ciri Mukmin Sejati Menjelang Kematian