Rabu, 31/05/2017 14:18 WIB
Jakarta - Amerika Serikat pada Selasa (31/5) mulai mengirimkan senjata ringan kepada pejuang Kurdi yang memerangi ISIS di Suriah Utara. Meski begitu, upaya tersebut membuat Turki marah, kata Pentagon.
Transfer senjata menjelang serangan akan datang untuk merebut kembali Raqa, benteng besar terakhir ISIS di Suriah. "Kami mengirimkan senjata dan kendaraan kecil ke Kurdi dari Pasukan Demokrat Suriah," kata juru bicara Pentagon Mayor Adrian Rankine-Galloway, merujuk pada aliansi Arab Kurdi-Suriah yang melawan ISIS.
Dilansir Al arabiyah Senjata termasuk AK-47 dan senapan mesin kaliber kecil, Rankine-Galloway menambahkan. Presiden Donald Trump bulan ini menyetujui mempersenjatai para pejuang dari Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).
Namun, Turki mengatakan YPG terkait dengan separatis Partai Buruh Kurdistan (PKK) di Turki telah melakukan pemberontakan sejak 1984 yang menewaskan lebih dari 40.000 orang.
25 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Sepekan Terakhir
Statistik Head to Head Timnas Belgia vs Amerika Serikat
Bom Rakitan Meledak di Kafe, Puluhan Orang Jadi Korban
Keyword : ISIS Suriah Amerika Serikat