Kamis, 30/01/2025 18:06 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Durian dikenal sebagai raja buah dengan aroma khas dan rasa legit yang menggoda. Namun, meskipun durian memiliki banyak manfaat, seperti kandungan antioksidan dan serat yang baik, tidak semua orang dianjurkan mengonsumsinya.
Beberapa kondisi kesehatan dapat memperburuk efek durian terhadap tubuh, bahkan berisiko serius. Siapa saja yang sebaiknya menghindari si raja buah di Asia Tenggara ini? Simak penjelasan berikut ini.
Durian mengandung senyawa yang dapat meningkatkan tekanan darah. Bagi penderita hipertensi, konsumsi durian berlebihan bisa memicu lonjakan tekanan darah yang berisiko menyebabkan komplikasi seperti stroke atau serangan jantung.
2. DiabetesDurian memiliki kadar gula yang cukup tinggi. Penderita diabetes perlu berhati-hati, karena konsumsi durian dapat meningkatkan kadar gula darah secara signifikan, yang berpotensi memperburuk kondisi kesehatan mereka.
Bertemu Bupati Parimo, Mentrans Dorong Produktivitas Durian Parigi Moutung
Legislator PDIP Soroti Impor 105 Ribu Kendaraan Saat Industri Otomotif Lesu
Legislator PDIP: Lindungi Hajat Rakyat dari Kartel Pangan
Tekstur durian yang berserat dan kandungan gasnya dapat menyebabkan perut kembung atau masalah pencernaan lainnya, terutama bagi yang memiliki sindrom iritasi usus (IBS) atau maag.
4. Ibu Hamil TertentuMeskipun tidak semua ibu hamil dilarang makan durian, mereka yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau diabetes gestasional sebaiknya menghindarinya. Durian mengandung kalori tinggi yang bisa memengaruhi kadar gula darah serta metabolisme tubuh ibu hamil.
Durian mengandung potasium yang tinggi. Bagi penderita gangguan ginjal, kadar potasium berlebih dapat membebani fungsi ginjal, menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit yang berbahaya.
6. Kombinasi dengan AlkoholMeskipun bukan kondisi kesehatan spesifik, mengonsumsi durian bersamaan dengan alkohol sangat tidak disarankan. Kombinasi ini bisa memperlambat metabolisme tubuh dan meningkatkan risiko keracunan akibat akumulasi zat beracun dalam tubuh.