Dihadapan Putin, Macron: Rusia Berusaha Merusak Pemilu Prancis

Selasa, 30/05/2017 04:41 WIB

Versailles - Presiden Prancis, Emmanuel Macron melontarkan tudingan bahwa media massa yang didanai Pemerintah Rusia berusaha merusak kampanye Macron juga berusaha melakukan peretasan pemilu.

Menariknya, pernyataan itu dilontarkan langsung di hadapan pers Prancis didampingi Presiden Rusia, Vladimir Putin. "Selama kampanye, Russia Today dan Sputnik adalah agen pemengaruh yang dalam beberapa kesempatan telah menyebarkan berita bohong mengenai pribadi saya dan kampanye saya," ujar Macron.

Macron menjamu Putin Istana Versailles, di luar kota Paris. Dan pertemuan pertamanya ini disebut menjadi pertemuan yang kedua negara saling berterusterang.  Pertemuan sejam itu, Macron dan Putin sepakat perlunya menatap isu-isu seperti Suriah dan Ukraina.

Macron pada kampanye lalu, telah mengusik Rusia karena menuding jejaring, database dan laman-laman kampanye mereka diserang dari lokasi-lokasi di dalam wilayah Rusia. Dan Rusia menyatakan bantahan tudingan telah ikut campur dalam Pemilu Prancis.

Putin pada pernyataan itu, tidak bereaksi. Namun dia meradang saat seorang wartawan menanyakan kemungkinan tangan Rusia ada di balik serangan siber kepada tim kampenya Macron. Putin dilansir Reuters hanya mengatakan, tudingan ini tidak didasari fakta.

TERKINI
Narkoba Senilai Ratusan Juta Dolar Disita dari Kontainer Berlantai Palsu Belum Menang di Piala Dunia, Lukaku Minta Timnya Tetap Tenang Dua Remaja Tewas Ditembak Usai Dituduh Serang Permukiman Legislator PDIP: Pelaku Penyiksaan Yuvita Tak Boleh Diberi Ampun