Mulai Agenda Roadshow ke Kampus, Eddy Soeparno Kampanyekan Urgensi Transisi Energi

Jum'at, 17/01/2025 10:35 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno memulai rangkaian Roadshow “MPR Goes to Campus” untuk mengkampanyekan urgensi transisi energi dalam upaya mencegah dampak krisis iklim serta menciptakan ketahanan energi nasional.

Titik pertama di tahun 2025 ini dimulai dari Universitas Esa Unggul dan akan terus dilanjutkan ke kampus-kampus di seluruh Indonesia.

Menurut Eddy, roadshow MPR Goes to Campus ini fokus pada upaya membangun kesadaran di kalangan civitas academica tentang urgensi transisi energi.

"Kualitas udara di Jakarta tidak baik-baik saja. Kenaikan suhu terjadi di kota-kota besar seperti Depok, Bogor dan Semarang. Banjir Rob mengancam saudara-saudara kita di pesisir," kata Eddy Soeparno.

"Ini bukan lagi sekedar climate change tapi sudah menjadi climate crisis dan karena itu harus dihadapi dengan manajemen krisis," lanjutnya.

Menurut Eddy, salah satu upaya menyelamatkan lingkungan dengan udara yang sehat adalah dengan mempercepat transisi energi menuju energi terbarukan.

"Saat ini kita masih memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap energi fosil seperti Batu Bara dan Minyak Bumi. Sementara bauran energi terbarukan hanya 13,9 persen. Padahal potensi Energi Terbarukan di Indonesia mencapai 3.700 GW," ujar Eddy.

"Indonesia diberikan potensi luar biasa dari energi terbarukan mulai dari matahari, angin, arus laut hingga panas bumi. Namun sampai saat ini belum mampu dimanfaatkan," lanjutnya.

Karena itu, melalui Roadshow MPR Goes to Campus ini, Eddy mengajak kampus dan kelompok akademis untuk memberikan kontribusi inovasi dan pemikiran untuk percepatan transisi energi.

"Kampus adalah pusat riset dan pengembangan inovasi-inovasi terbaru. Dari kampuslah lahir temuan-temuan baru yang harapannya bisa kemudian diimplementasikan dalam kebijakan," kata Eddy.

"Karena itu ke depan kami akan terus mendorong kampus memberikan hasil riset dan inovasi dalam bidang energi terbarukan kepada pengambil kebijakan. Di sisi lain saya juga akan mendorong agar pemerintah melibatkan kampus dalam perumusan hingga pengambilan kebijakan yang benar-benar science based," tutup Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat III Kota Bogor dan Cianjur ini.

TERKINI
CENTOM Sebut Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Dewas