Kamis, 16/01/2025 10:41 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah telah menetapkan besaran nilai paket sebesar Rp10.000 per porsi untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal mengingatkan agar anggaran tersebut digunakan secara tepat untuk menyediakan makanan yang bergizi.
“Nilai Rp10.000 ini harus benar-benar digunakan untuk porsi makan anak-anak kita. Jangan sampai ada penyalahgunaan anggaran di lapangan. Kami percaya pemerintahan Presiden Bapak Prabowo Subianto akan memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap makanan bergizi yang layak,” kata Cucun, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (15/1).
Cucun pun meyakini anggaran tersebut dapat mencukupi untuk satu porsi menu makanan bergizi. Cucun menyampaikan bahwa meskipun tidak setiap hari tersedia susu, protein bisa digantikan dengan bahan makanan lain yang tetap memenuhi standar gizi.
“Pemerintah dapat mengoptimalkan produk lokal agar program MBG memenuhi standar gizi. Jadi disesuaikan dengan makanan bergizi khas masing-masing daerah sehingga hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat menu makan yang seimbang dan variatif,” jelas politisi Fraksi PKB itu.
Menko PM: MBG Penggerak Ekosistem Ekonomi Lokal dari Desa hingga Nasional
Respons BGN soal Pengadaan Laptop 32.000 Unit dan Alat Makan Rp4 T
Komisi IX: Tutup Total Semua SPPG Penyebab Keracunan MBG
Lebih lanjut Cucun memberikan contoh konkret untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat dan protein dalam menu makan. Karbohidrat bisa diperoleh dari nasi, olahan jagung, atau bihun dari beras putih, sementara protein dapat diganti dengan ikan, ayam, telur, atau sumber protein hewani lainnya. Hal ini memungkinkan program MBG tetap memberikan gizi yang cukup tanpa melebihi anggaran yang telah ditetapkan.
Keyword : Pimpinan DPRCucun Ahmad SyamsurijalAnggaran ProgramMBGMakan Bergizi GratisPenuhi Kebutuhan