Sabtu, 28/12/2024 12:28 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Tanggal 28 Desember mencatat sejumlah peristiwa bersejarah yang penting bagi Indonesia. Dari momen perpindahan ibu kota hingga tragedi penerbangan. Berikut adalah deretan peristiwa bersejarah yang terjadi pada 28 Desember di Indonesia, yang dirangkum dari berbagai sumber.
1949 - Presiden Soekarno Kembali ke JakartaSehari setelah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia pada 27 Desember 1949, Presiden Soekarno kembali ke Jakarta setelah empat tahun memimpin dari Yogyakarta. Pesawat Dakota milik Garuda Airways yang membawa Soekarno mendarat di Bandara Kemayoran pada 28 Desember 1949.
Kedatangan Soekarno disambut hangat oleh sejumlah tokoh penting, seperti Letnan Kolonel Daan Yahya, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, dan Kolonel Tahi Bonar Simatupang. Momentum ini menandai kembalinya Jakarta sebagai ibu kota pemerintahan, sebagaimana tercantum dalam UUD Sementara 1950.
1927 - Kelahiran Pahlawan Daan MogotMayor Daan Mogot, pahlawan nasional yang lahir pada 28 Desember 1927, dikenal sebagai pendiri Akademi Militer Tangerang dalam usia 18 tahun. Ia gugur bersama 36 pejuang lainnya di Hutan Lengkong, Tangerang, saat melawan tentara Jepang pada 1946.
Hari Buku Nasional 17 Mei, Ini Sejarah dan Alasan Diperingati Setiap Tahun
Berbagai Cara Merayakan Peringatan Hari Buku Nasional 17 Mei
Berbagai Peristiwa Bersejarah di Dunia Tanggal 7 Mei
Persidangan Bogor, yang berlangsung pada 28-29 Desember 1954, menjadi bagian penting dalam persiapan Konferensi Asia-Afrika. Pertemuan ini membahas peluang penyelenggaraan konferensi internasional oleh Indonesia yang kemudian terwujud pada 1955 di Bandung.
1983 - Peresmian PLTA Maninjau oleh Presiden SoehartoPada 28 Desember 1983, Presiden Soeharto meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Maninjau di Sumatera Barat. Dengan kapasitas 68 MW, PLTA ini menjadi langkah besar dalam memperluas akses listrik, terutama di daerah pedesaan.
Kyai Haji Samanhudi, pendiri Sarekat Dagang Islam (SDI), wafat pada 28 Desember 1956. Organisasi yang didirikannya pada 1905 bertujuan untuk memperjuangkan hak pedagang pribumi di tengah dominasi pedagang asing.
2014 - Tragedi AirAsia QZ8501Tragedi memilukan terjadi pada 28 Desember 2014 ketika pesawat AirAsia QZ8501 jatuh di Selat Karimata. Pesawat yang terbang dari Surabaya menuju Singapura membawa 162 penumpang dan awak. Tidak ada yang selamat dalam peristiwa ini.
Dari sejarah perjuangan bangsa hingga perkembangan teknologi, 28 Desember menjadi saksi perjalanan panjang Indonesia. Momen ini mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebangsaan dan terus belajar dari masa lalu.