Selasa, 15/09/2026 13:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Istirahat perdagangan pada Selasa (15/9/2026) siang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah.
Akhir Sesi I, IHSG terkoreksi 49,77 poin atau 0,76% ke level 6.484,92.
Sepanjang sesi I, IHSG bergerak fluktuatif dengan rentang perdagangan 6.461 hingga 6.549.
Volume perdagangan saham pada sesi I mencapai 16,75 miliar saham. Nilai transaksi tercatat Rp 7,15 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1.056.844 kali.
Wasit Australia Pimpin Laga AC Milan vs Benfica
AS Kini Akui Punya Senjata Rahasia di Orbit Bumi
De Zerbi Pastikan Mohammed Kudus Siap Starter Lawan Liverpool
Sebanyak 324 saham menguat, 300 saham melemah, dan 164 saham stagnan. Sementara itu, indeks saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam LQ45 turun 1,43%.
Di tengah kondisi IHSG yang melemah, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) menjadi saham dengan kenaikan terbesar. Saham DEFI melonjak 32,04% ke level Rp 136.
Berikutnya, PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) naik 24,86% menjadi Rp 442. Saham CCSI tercatat menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) juga menguat 18,03% ke level Rp 144, disusul PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) yang naik 17,77% menjadi Rp 232.
Sementara itu, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) melejit 19,68% ke level Rp 7.450 dan turut menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Di sisi lain, tekanan hebat terjadi pada saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) dan PT RIGS Tenders Indonesia Tbk (RIGS). Keduanya mencatat penurunan hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB). Saham SAPX anjlok 14,85% menjadi Rp 430, sedangkan RIGS turun 14,39% ke level Rp 595.
Keyword : IHSG Terkoreksi Harga Saham Nilai Transaksi