Senin, 14/09/2026 19:35 WIB
Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu (13/9) mengatakan bahwa dia memperkirakan perang dengan Iran akan berakhir tahun ini, kemungkinan setelah pemilihan umum (pemilu) paruh waktu AS yang dijadwalkan pada November nanti.
"Perang ini akan berakhir tepat setelah pemilu paruh waktu. Harga bensin akan turun drastis," kata Trump kepada para wartawan saat berkunjung ke Irlandia.
"Iran sangat ingin membuat kesepakatan. Mereka menelepon terus-menerus. Mereka ingin membuat kesepakatan. Mereka harus membuat kesepakatan yang tepat. Saya tidak akan membuat kesepakatan yang buruk," ujarnya.
Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penghentian perang di kawasan tersebut.
Iran Layangkan 7 Syarat ke AS untuk Buka Kembali Selat Hormuz
Trump Sebut Perang Lawan Iran Berakhir dalam Waktu Dekat
Trump Tolak Permintaan Pangeran Saudi Serang Houthi Yaman
Berdasarkan MoU itu, mereka dijadwalkan menggelar perundingan dalam kurun waktu 60 hari, yang berakhir pada 17 Agustus, guna mencapai kesepakatan akhir.
Namun, nasib perundingan tersebut masih belum jelas menyusul eskalasi permusuhan baru-baru ini antara kedua negara tersebut.