Penasihat Senior Peringatkan Trump Konflik Iran Bisa Berlarut hingga 2029

Kamis, 10/09/2026 18:35 WIB

Washington, Jurnas.com - Para penasihat senior Presiden AS Donald Trump telah memperingatkannya mengenai risiko bahwa konflik dengan Iran dapat berlarut-larut hingga akhir masa jabatannya pada Januari 2029, demikian dilaporkan media dengan mengutip sejumlah sumber.

Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan para pejabat lainnya mendiskusikan dengan sang presiden suatu skenario di mana Teheran akan terus melawan terlepas dari blokade angkatan laut dan sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh Washington, sebut laporan tersebut.

Trump sendiri secara terbuka menilai lini masa untuk mengakhiri konflik dengan jauh lebih optimis, dengan mengatakan kepada para wartawan bahwa perang akan berakhir segera setelah pemilihan umum kongres yang dijadwalkan pada bulan November.

Menjelang tanggal 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani sebuah nota kesepahaman yang mengatur penghentian konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, pasukan AS melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran pada bulan Juli. Komando Pusat AS mengklaim serangan-serangan tersebut merupakan tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Teheran membalas dengan melancarkan serangan ke pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah, menutup Selat Hormuz, dan menuduh Washington melanggar nota kesepahaman tentang penghentian permusuhan.

Dengan latar belakang tersebut, Trump mengumumkan peluncuran operasi ekonomi terhadap Iran pada 19 Agustus, dengan menyebutnya sebagai "isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Sumber: Sputnik

TERKINI
Makanan Nabati Terbukti Perlambat Penuaan dan Cegah Mati Muda Trump Janjikan Uang 5.000 Dolar AS per Warga Jika Republik Kuasai Kongres Terapi Tertawa Bantu Pasien Paru Obstruktif Kronis Bernapas Lega Pangkalan Militer AS di Yordania Diserang, Jet F-15 dan A-10 Rusak