Jum'at, 28/08/2026 13:59 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di Nepal bertambah, menjadi 389 orang, menurut data yang diumumkan pihak kepolisian Nepal dan dilaporkan media setempat, Kamis (27/8).
Menurut laporan Ratopati, pihak kepolisian juga mengkonfirmasi setidaknya sebanyak 466 orang mengalami cedera.
DIstrik Chitwan mencatatkan jumlah korban tewas tertinggi dengan 137 korban yang dievakuasi dari wilayah tersebut. Nawalparasi Timur mencatatkan jumlah tertinggi kedua dengan 87 korban tewas.
Korban tewas juga dilaporkan ditemukan di distrik Dhading, Gorkha, Nuwakot, Tanahun, Nawalparasi Barat, dan Rasuwa.
10 Ribu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal Imbas Banjir Bandang Nepal
Banjir Nepal Tewaskan 478 Orang, Lebih dari 1.200 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-Tibet, 900 Wisatawan Asing Hilang
Sementara itu, sebanyak 8.348 petugas kepolisian dikerahkan ke daerah-daerah terdampak untuk operasi penyelamatan dan bantuan bencana.
Sejumlah 18 personel kepolisian masih belum diketahui nasibnya, sementara pihak kepolisian masih terus melanjutkan operasi pencarian korban hilang.
Banjir bandang dan longsor lumpur dahsyat melanda perbatasan Nepal-China pada Rabu (26/8) pagi waktu setempat, dengan banjir yang berasal dari sisi Nepal menghantam gerbang perbatasan Gyirong Port di wilayah Gyirong, Tibet, China.
Sumber: Anadolu