Minggu, 23/08/2026 21:50 WIB
Madrid, Jurnas.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, terpaksa berlari dari bangku cadangan untuk mengingatkan bek sayap barunya, Denzel Dumfries, mengenai aturan baru LaLiga yang berlaku musim ini.
Mourinho tampak sangat tidak puas ketika bek kanan yang diboyong dari Inter Milan tersebut menghabiskan waktu terlalu lama saat hendak melakukan lemparan ke dalam pada pertandingan melawan Espanyol.
Berdasarkan regulasi baru LaLiga, pemain hanya memiliki waktu lima detik untuk melakukan lemparan ke dalam. Jika melebihi batas waktu tersebut, wasit berhak memberikan penguasaan bola kepada tim lawan.
Mourinho bergerak cepat mengingatkan Dumfries di pinggir lapangan, sebelum wasit mengambil tindakan merugikan bagi timnya. Laga tersebut akhirnya dimenangkan oleh Real Madrid dengan skor 2-1 berkat gol cepat Jude Bellingham dan gol penentu dari Carlos Espi di menit-menit akhir.
Bertandang ke Markas Espanyol, Mbappe Bawa Misi Khusus
Mourinho Ungkap Alasan Vinicius Tolak Arsenal
Jelang Lawan Espanyol, Mourinho Bawa 6 Pemain Barunya
Trent Alexander-Arnold masuk menggantikan Dumfries di menit-menit akhir pertandingan. Kendati demikian, hanya lima menit berada di lapangan, pemain internasional Inggris tersebut turut membuat Mourinho frustrasi setelah salah mengarahkan umpan ke Vinicius Jr hingga bola keluar lapangan.
Kamera televisi langsung mengarah ke Mourinho yang menutup wajahnya dengan kedua tangan usai insiden tersebut. Dikutip dari talkSPORT pada Minggu (23/8), kesalahan tersebut tidak membantu posisi Alexander-Arnold di mata sang pelatih. Malah, gestur Mourinho memperlihatkan ekspresi kekecewaan yang nyata.
"Saya pikir kami layak menang, tetapi Espanyol juga tidak pantas kalah. Kami bermain, terutama di babak kedua, dengan kontrol dan tekanan yang sangat baik. Kami mengambil banyak risiko, dan saya pikir kami layak meraih kemenangan," kata Mou usai pertandingan.
"Namun, tim seperti Espanyol yang bertahan sedemikian rupa, melakukan serangan balik secara berbahaya, serta berorganisasi sangat baik, tentu sulit bagi mereka untuk pulang tanpa poin," dia menambahkan.