Selasa, 18/08/2026 15:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan DPR RI terus bersinergi dengan pemerintah untuk mempercepat penanganan bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Politikus PDIP ini mengatakan pimpinan dan sejumlah anggota DPR RI telah turun langsung ke NTT untuk berkoordinasi dengan pemerintah serta melihat kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Ketua DPR: RUU Pemilu Dibahas Bersama Seluruh Parpol
Paripurna DPR Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman RI
Pimpinan DPR Dorong Relokasi Anggaran untuk Penanganan Gempa NTT
“Iya, dua hari yang lalu DPR, Bu Sari, Pak Saan, Pak Cucun, pimpinan dan beberapa anggota DPR sudah melakukan kunjungan ke NTT untuk bersinergi dan berkoordinasi dengan wakil pemerintah atau para menteri yang melakukan kunjungan ke sana,” kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).
Dia menyampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat NTT atas bencana gempa yang terjadi. Ia menegaskan masyarakat NTT tidak menghadapi bencana tersebut sendirian.
“NTT tidak sendirian. DPR, pemerintah, unsur-unsur masyarakat, partai politik, insyaallah semuanya bergotong-royong untuk segera mempercepat proses atau mempercepat bantuan yang harus segera dilaksanakan di sana,” ujarnya.
Menurut Puan, pemerintah juga berencana mengirimkan sejumlah menteri ke NTT untuk memastikan penanganan bencana berjalan secara cepat dan terkoordinasi.
Puan menyebut DPR telah berkoordinasi dengan pemerintah terkait rencana tersebut. DPR juga akan mengirimkan bantuan berdasarkan kebutuhan yang sebelumnya telah dipetakan saat kunjungan ke lokasi bencana.
“Besok rencananya pemerintah akan mengirimkan beberapa menteri untuk pergi ke sana, tadi kami juga sudah berkoordinasi. Kami akan mengirimkan bantuan yang kemarin sudah dicek apa saja yang dibutuhkan,” jelasnya.
Setelah bantuan awal dikirimkan, DPR akan kembali melakukan rapat koordinasi bersama pemerintah untuk membahas kebutuhan lanjutan dalam proses tanggap darurat.
“Setelah itu baru kita akan melakukan rapat koordinasi lagi dengan pemerintah terkait dengan apa-apa yang kemudian dibutuhkan dalam proses tanggap darurat ini sehingga bisa dipercepat prosesnya,” tutur Puan.
Selain itu, DPR menugaskan anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) NTT untuk terus berada dalam posisi siaga dan berkoordinasi dengan masyarakat di daerah.
Puan mengatakan para anggota DPR dari dapil NTT akan berkomunikasi dengan konstituen serta membantu menyampaikan kebutuhan masyarakat selama proses penanganan bencana.
“Dan tentu saja kami juga menugaskan teman-teman anggota DPR dari dapil NTT untuk bisa terus berkoordinasi dan standby di sana untuk melakukan hal-hal yang diperlukan dan berkomunikasi dengan konstituen,” pungkasnya.