Senin, 17/08/2026 05:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah Indonesia akibat adanya dinamika atmosfer yang signifikan.
BMKG melaporkan bahwa daerah perlambatan angin atau konvergensi terpantau terbentuk di berbagai titik, mulai dari Samudra Hindia Barat Aceh, Bengkulu, Jambi, hingga pesisir Kalimantan Barat.
Selain itu, konvergensi juga terdeteksi di Laut Banda serta wilayah Papua. Kondisi ini diperkuat dengan adanya daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Cina Selatan dan Samudra Pasifik utara Papua.
"Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah di Indonesia," ujar Prakirawan BMKG M.Rizki dalam tayangan Youtube dipantau di Jakarta, Senin (17/8).
17 Ucapan HUT Ke-81 RI yang Penuh Makna
17 Agustus 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Ketua DPD: Bangsa Ini Mampu Berdiri Tegak di Tengah Badai
"Perlu ditingkatkan kesiapsagaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang berada di beberapa wilayah yang berwarna kuning," dia menambahkan.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, potensi hujan ringan diprediksi akan terjadi di kota-kota seperti Medan, Padang, Bengkulu, Bandar Lampung, Pontianak, dan Tanjung Selor.
Sementara itu, sebagian besar wilayah Jawa, serta kota Samarinda dan Banjarmasin, diperkirakan akan dominan cerah berawan hingga berawan tebal. BMKG juga memberikan catatan khusus untuk wilayah Palembang dan Palangkaraya yang berpotensi mengalami udara kabur.
Beralih ke wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan diprakirakan mengguyur Mamuju, Palu, Ambon, Nabire, dan Jayapura. Sedangkan wilayah lain seperti Denpasar, Makassar, Manado, hingga Merauke diprediksi akan mengalami kondisi cuaca berawan hingga berawan tebal.