Jum'at, 14/08/2026 19:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin menyambut positif rencana pembentukan komando daerah militer (Kodam) baru sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan nasional.
Menurut Nurul, rencana pembentukan Kodam baru tersebut telah melalui berbagai pembahasan dan diskusi antara Komisi I DPR RI dengan pemerintah. Oleh karena itu, rencana tersebut perlu ditempatkan dalam kerangka penguatan pertahanan Indonesia.
“Kalau ini kan sudah merupakan program dan kesepakatan juga ya. Kalau melihat dari kepentingannya ya untuk memperkuat pertahanan di negara kita tentunya. Jadi pembentukan (Kodam) ini buat kami di Komisi I sudah melewati banyak perbincangan, juga diskusi dengan pihak pemerintah dan kami menyambut ini dengan positif,” ujar Nurul dalam di Gedung Nusantara II DPR RI, Jumat (14/8).
Ia berharap pembangunan Kodam baru dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan penguatan pertahanan Republik Indonesia. Meski begitu, Ia menegaskan bahwa penguatan tersebut menurutnya tidak semata-mata diarahkan untuk memperbesar institusi TNI, melainkan tetap berpedoman pada tugas pokok dan fungsi TNI sebagai lembaga pertahanan negara.
WNI Tewas Diserang Houthi, Iman Sukri Desak Terbitkan Travel Warning
Komisi I Desak Terdakwa Peredaran Narkoba Pakai Pesawat TNI Ditindak Tegas
Temuan Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel Jangan Dianggap Biasa
“Jadi kita semuanya berharap bahwa pembangunan Kodam ini sejalan dengan penguatan pertahanan Republik Indonesia, jadi bukan semata-mata di keinginan untuk memperkuat TNI sebagai institusi saja, tapi melihat TNI itu sebagai lembaga pertahanan yang memang sesuai dengan tupoksinya,” jelas politisi dari Fraksi Partai Golkar ini.
Lebih lanjut, Nurul meminta masyarakat tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap rencana pembentukan Kodam baru tersebut. Ia menilai, hasil pelaksanaan perlu menjadi dasar dalam melihat efektivitas kebijakan tersebut.
“Jadi kita mungkin sebaiknya jangan a priori dulu, tapi lihat hasilnya,” ucapnya.