Jum'at, 14/08/2026 15:21 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan diplomasi parlemen menjadi bagian penting dalam memperkuat politik luar negeri Indonesia. DPR RI, kata dia, akan terus aktif membangun kerja sama antarparlemen di tingkat internasional.
Hal tersebut disampaikan Puan saat membuka Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 DPR RI dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Menurut Puan, DPR RI melalui berbagai forum internasional terus mendorong terciptanya perdamaian yang inklusif sekaligus memperkuat kolaborasi antarparlemen.
KPK Kembali Periksa Ketua DPRD Kuansing Juprizal
Ketua DPR Minta Pemerintah Perkuat Penanganan Persoalan Rakyat
Puan Ingatkan Keberhasilan APBN Dilihat dari Pemenuhan Kebutuhan Rakyat
“DPR RI dalam setiap kesempatan di forum internasional selalu ikut mendorong terciptanya perdamaian yang inklusif dan kolaborasi parlemen antarnegara untuk ikut menyuarakan tata geopolitik dan geo-ekonomi yang lebih baik bagi semua,” kata Puan.
Puan menilai diplomasi parlemen tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antarnegara, tetapi juga menjadi ruang bagi Indonesia untuk menyuarakan kepentingan nasional sekaligus ikut membangun tatanan dunia yang lebih baik.
Ia mencontohkan peran DPR RI sebagai tuan rumah Sidang ke-17 AIPA Caucus yang digelar secara hybrid pada 22 Juli 2026.
Penyelenggaraan forum tersebut bertepatan dengan momentum peringatan 50 tahun Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (TAC) di Asia Tenggara.
Menurut Puan, forum tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi DPR RI dalam memperkuat kerja sama parlemen di kawasan sekaligus mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas regional.
“DPR RI dalam setiap kesempatan di forum internasional selalu ikut mendorong terciptanya perdamaian yang inklusif,” ujarnya.
Puan menegaskan, diplomasi parlemen akan terus diarahkan untuk mendukung kepentingan politik luar negeri Indonesia. Peran tersebut dilakukan dengan memperkuat komunikasi, kerja sama, serta kolaborasi dengan parlemen negara-negara lain.
Melalui diplomasi parlemen, DPR RI juga berupaya memastikan suara Indonesia turut hadir dalam pembahasan berbagai persoalan global, termasuk dinamika geopolitik dan geo-ekonomi.
Puan berharap kerja sama antarparlemen dapat berkontribusi terhadap terciptanya tata dunia yang lebih adil, damai, inklusif, dan memberikan manfaat bagi seluruh negara.