Hari Kidal Sedunia Setiap 13 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya

Kamis, 13/08/2026 09:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 13 Agustus, masyarakat global memperingati Hari Kidal Sedunia (International Left-Handers Day).

Momen ini menjadi sarana mengampanyekan kesadaran publik mengenai keunikan serta berbagai tantangan yang dialami oleh para pengguna tangan kiri dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Kidal Sedunia pertama kali dicetuskan oleh Dean R. Campbell, pendiri Lefthanders International, Inc., pada tahun 1976.

Upaya tersebut bertujuan untuk menepis stigma negatif serta mitos yang kerap melekat pada orang-orang yang beraktivitas dominan menggunakan tangan kiri.

Peringatan ini semakin meluas dan diresmikan secara global oleh organisasi Left-Handers Club di Inggris pada 13 Agustus 1992. Sejak saat itu, setiap tanggal 13 Agustus diperingati secara rutin di berbagai negara dengan beragam kampanye edukasi mengenai aksesibilitas dan inklusivitas.

Diperkirakan sekitar 10 persen dari total populasi dunia merupakan pengguna tangan kiri. Meskipun jumlahnya mencapai ratusan juta jiwa, sebagian besar peralatan sehari-hari dan fasilitas umum dirancang utamanya untuk pengguna tangan kanan.

Para pengguna tangan kiri kerap menghadapi kesulitan saat menggunakan berbagai barang umum, seperti gunting, pembuka kaleng, pisau dapur, hingga meja belajar terintegrasi di ruang kelas.

Selain kendala alat fisik, di sejumlah budaya dan negara, orang kidal masih menghadapi tantangan sosial atau norma tradisional yang menganggap penggunaan tangan kanan lebih sopan untuk berinteraksi.

Hari Kidal Internasional bukan sekadar perayaan unik, melainkan seruan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif. Melalui momentum ini, produsen barang dan perancang fasilitas umum didorong untuk mempertimbangkan desain ergonomis yang ramah bagi orang kidal.

Selain itu, peringatan ini juga menjadi ruang untuk mengapresiasi kontribusi para tokoh kidal dunia di berbagai bidang, mulai dari ilmu pengetahuan, seni, hingga olahraga.

Pemahaman masyarakat yang semakin membaik diharapkan dapat menghapus pandangan miring dan mendukung kenyamanan beraktivitas bagi kaum kidal secara global.

TERKINI
Romero Dikabarkan Telah Sepakat Gabung Atletico Madrid Arsenal Cari Bek Baru, Ezri Konsa Kembali Jadi Target Utama Chelsea Beri Ultimatum Manchester City soal Enzo Fernandez Carrick Tegaskan Rashford Masih Jadi Bagian dari MU