Senin, 10/08/2026 17:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Para ilmuwan Rusia tengah menggarap sistem baru untuk mendaur ulang sampah padat di luar angkasa.
Teknologi ini menjadi langkah krusial untuk menunjang misi penerbangan antarplanet berdurasi panjang, sebagaimana disampaikan oleh Vyacheslav Ilyin dari Institut Masalah Biomedis (Institute of Biomedical Problems).
Saat ini, para astronaut masih mengandalkan barang-barang kebersihan sekali pakai yang kemudian dimuat ke dalam kapal kargo Progress sebelum akhirnya dibakar habis di atmosfer bumi.
"Untuk penerbangan antarplanet, metode semacam itu tidak akan bisa diterapkan," jelas Ilyin.
Daur Ulang Life Jacket, Pelni Raih Anugerah ESG 2026
BRIN: Benda Langit Misterius di Lampung Sampah Antariksa
Lollan: Daur Ulang Kapal Penting untuk Wujudkan Laut Bersih dan Aman
Sistem anyar tersebut memanfaatkan bakteri untuk mengurai dan mengubah sampah padat menjadi cairan hanya pada suhu 30°C. Cairan tersebut kemudian dimurnikan menjadi grey water (air limbah domestik terolah) yang layak digunakan untuk menyiram tanaman.
Teknologi daur ulang inovatif ini dikabarkan telah sukses melewati tahap uji coba pada misi luar angkasa Bion.
Sumber: Sputnik
Keyword : Daur UlangSampah AntariksaIlmuwan Rusia