Kemenhub Diminta Perketat Pengawasan Keselamatan Transportasi Laut

Senin, 03/08/2026 18:21 WIB

 

 

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi V DPR RI Irine Yusiana Roba Putri mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) segera melakukan audit keselamatan secara menyeluruh terhadap seluruh armada kapal penumpang jarak jauh menyusul kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Irine menegaskan keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi publik. Karena itu, audit keselamatan dinilai mendesak, terutama terhadap kapal yang mengangkut penumpang sekaligus kendaraan logistik.

“Kehilangan nyawa dalam pelayanan transportasi publik adalah sebuah tragedi yang tidak boleh dianggap biasa,” kata Irine dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/8).

Politikus PDIP itu juga meminta investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama Polda Jawa Timur dilakukan secara menyeluruh dan transparan. Menurutnya, penyelidikan harus mencakup kronologi gangguan sistem kelistrikan atau mesin kapal, pemenuhan manifes penumpang, hingga ketersediaan dan fungsi peralatan keselamatan.

“Seperti sekoci dan life jacket yang sempat menjadi sorotan kepanikan penumpang di lapangan,” ujarnya.

Irine menegaskan apabila ditemukan unsur kelalaian dalam prosedur operasional maupun pemeliharaan kapal oleh operator, pemerintah harus menjatuhkan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia mengungkapkan selama ini telah berulang kali mengingatkan pemerintah dalam rapat kerja mengenai pentingnya penguatan pengawasan serta dukungan anggaran bagi sektor pelayaran, terutama untuk menjamin keselamatan transportasi laut.

“Saya sudah sering menyampaikan dalam rapat bersama pemerintah pentingnya pengawasan dan dukungan anggaran terhadap konektivitas pelayaran. Ini karena saya dari Maluku Utara, provinsi kepulauan, yang memahami arti penting kapal penyeberangan bagi kehidupan masyarakat,” katanya.

Menurut Irine, jalur pelayaran Surabaya-Makassar merupakan salah satu urat nadi konektivitas dan distribusi logistik nasional yang memiliki tingkat aktivitas sangat tinggi.

Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diminta tidak membiarkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut menurun akibat lemahnya standar keselamatan.

Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia, Irine juga mengapresiasi kerja cepat tim SAR gabungan, Basarnas Surabaya, kesyahbandaran, kepolisian, serta awak kapal niaga di sekitar lokasi yang bergerak cepat melakukan proses evakuasi sehingga ratusan penumpang berhasil diselamatkan.

“Saya menyampaikan rasa bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam tragedi ini,” ucapnya.

Diketahui, KMP Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran di Perairan Utara Sumenep, Laut Jawa, pada Minggu (2/8) pagi sekitar pukul 06.00–07.00 WIB.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menerima informasi kejadian tersebut pada pukul 08.30 WIB. Selanjutnya, melalui SROP Kalianget, Ditjen Hubla segera menyiarkan informasi kecelakaan kapal dan berkoordinasi dengan Basarnas untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap para korban.

 

 

 

TERKINI
Kenaikan Tukin TNI Harus Berbanding Lurus dengan Profesionalisme Prajurit 4 Kewajiban Muslim Terhadap Jenazah Menurut Ajaran Islam Rieke PDIP: Karya Wartawan Parlemen Warisan Sejarah Demokrasi Indonesia Tragedi KM Mutiara Sentosa II Alarm Serius Keselamatan Pelayaran Nasional