BNI Siapkan Rp627 Miliar untuk Buyback Saham

Selasa, 28/07/2026 12:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) siapkan dana Rp627 miliar untuk lakukan pembelian kembali (buyback) yang dijadwalkan selesai paling lambat tiga bulan.

“Perkiraan nilai buyback sebesar-besarnya Rp627 miliar, yang berasal dari kas internal perseroan. Perkiraan nilai buyback tersebut tidak melebihi 20% dari modal disetor perseroan,” jelas Sekretaris Perusahaan BBNI, Okki Rushartomo dalam keterbukaan Informasi, Selasa (28/7/2026).

Perseroan akan menggelar buyback sejak 27 Juli 2026 sampai 26 Oktober 2026. Sebelumnya, perseroan telah mengumumkan informasi ini kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI tentang rencana buyback.

Perseroan memperkirakan nilai buyback sudah termasuk biaya komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya, yang diperkirakan sebanyak-banyaknya sebesar 0,30% dari perkiraan nilai buyback.

Okki menegaskan transaksi buyback saham ini tidak berdampak material bagi BBNI, sebab laba-rugi perseroan masih sejalan dengan target. Buyback saham juga diklaim tidak berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, sebab perseroan memiliki modal dan arus kas yang cukup.

Meskipun demikian, BBNI belum merinci perusahaan sekuritas yang menjadi pelaksana dalam buyback ini.

"Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan, mengingat Perseroan memiliki modal dan cash flow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha Perseroan," kata Okki.

TERKINI
Beda dengan Mutasyabihat, Ini Pengertian Ayat Muhkamat Serap Aspirasi di Tiga Provinsi, Komisi III Matangkan RUU Perampasan Aset Diplomat AS "Walkout" dari Pertemuan PBB gegara Kritik Prancis Israel Bebaskan 60 Tahanan Palestina selama Agresi di Gaza