Wamentrans Dukung Penguatan Kawasan Transmigrasi Gorontalo

Jum'at, 24/07/2026 21:35 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mendorong penguatan kawasan transmigrasi di Provinsi Gorontalo melalui peningkatan infrastruktur, percepatan sertifikasi lahan transmigran, serta sinergi dengan sejumlah kementerian.

Dorongan itu disampaikan Wamentrans Viva Yoga saat menerima audiensi pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo yang dipimpin Ketua DPRD Idrus M. T. Mopili di Gedung Makarti, Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Dalam pertemuan itu, DPRD Gorontalo menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat di kawasan transmigrasi yang tersebar di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, Boalemo, Bone Bolango, dan Pohuwato.

Menurut Idrus, kawasan transmigrasi memiliki potensi besar di sektor pertanian, namun pengembangannya masih terkendala infrastruktur dasar.

"Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, rehabilitasi sekolah, dan penyediaan air baku merupakan aspirasi masyarakat yang kami bawa ke Jakarta," kata Idrus dalam keterangan resmi.

Ia menilai kawasan transmigrasi selama ini telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sehingga memerlukan perhatian lebih dari pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Wamentrans Viva Yoga mengatakan Kementrans telah menyiapkan program peningkatan infrastruktur fisik di sejumlah kawasan transmigrasi di Provinsi Gorontalo.

Program tersebut mencakup rehabilitasi dan peningkatan jalan, saluran air, serta fasilitas umum di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo Utara, Boalemo, dan Pohuwato dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp1,374 miliar.

Viva Yoga juga mengingatkan bahwa dirinya telah beberapa kali meninjau langsung kawasan transmigrasi di Gorontalo. Saat berkunjung ke Kawasan Transmigrasi Pulubala, Kabupaten Gorontalo, ia meresmikan pembangunan dan rehabilitasi toilet SDN 10 Pulubala.

Sementara di Kawasan Transmigrasi Sumalata, Gorontalo Utara, ia meresmikan pembangunan toilet, penyediaan air bersih di SDN 14 Sumalata, serta pembangunan tanggul sungai.

Menurutnya, kunjungan kerja ke kawasan transmigrasi di Gorontalo akan kembali dilakukan untuk melihat perkembangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. "Nanti saya melakukan kunjungan kerja lagi ke Gorontalo," ujarnya.

Selain pembangunan fisik, Kementrans juga terus mempercepat pelaksanaan program Trans Tuntas, yakni penyelesaian konflik pertanahan sekaligus penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) bagi transmigran.

Di Provinsi Gorontalo, dari target 7.177 bidang tanah, sebanyak 3.291 bidang telah berhasil disertifikasi menjadi SHM. "Sisanya segera kita tuntaskan," tegas Viva Yoga.

Ia mengakui tidak seluruh aspirasi masyarakat dapat diselesaikan langsung oleh Kementrans karena sebagian menjadi kewenangan kementerian lain.

Karena itu, Kementrans memperkuat sinergi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk merehabilitasi sekolah-sekolah yang berada di kawasan transmigrasi.

"Sekolah-sekolah di kawasan transmigrasi yang tidak layak akan kita benahi bersama dengan Kemendikdasmen," katanya.

Data sekolah yang membutuhkan rehabilitasi di Gorontalo, lanjut Viva Yoga, akan dihimpun untuk dibahas bersama kementerian terkait.

Selain sektor pendidikan, Kementrans juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan guna mengembangkan kampung nelayan dan budidaya ikan darat di kawasan transmigrasi.

Menurut Viva Yoga, program tersebut berpeluang diterapkan di kawasan transmigrasi di Provinsi Gorontalo sebagai upaya memperluas sumber ekonomi masyarakat.

Dengan berbagai program tersebut, Kementrans berharap kawasan transmigrasi di Gorontalo tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga semakin mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

TERKINI
10 Keutamaan Sholat Berjamaah Menurut Al-Qur`an dan Hadis Bayi Prematur Bisa Sukses Saat Dewasa, Studi Ungkap Faktor Penentunya Jepang Bersiap Uji Coba Penambangan Logam Tanah Jarang Bawah Laut Presiden Bangladesh Mundur, Akui Alami Masalah Kesehatan