Reza Pahlavi Kecam Pemakaman "Diktator yang Telah Wafat" Khamenei

Minggu, 05/07/2026 01:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Mantan putra mahkota Iran yang berada di pengasingan telah berbicara kepada para pejabat asing yang melakukan perjalanan ke Teheran untuk memberikan penghormatan kepada Khamenei, menyebutnya sebagai "diktator yang telah wafat" yang tidak ditangisi oleh rakyat.

"Iran sedang berduka atas lebih dari 40.000 putra dan putri yang dibantai pada tanggal 8 dan 9 Januari oleh Khamenei, Ghalibaf, dan mesin penindas mereka," kata Pahlavi di platform X, merujuk pada protes terkait tuntutan ekonomi yang ditekan secara keras dan penuh kekerasan.

"Rezim ini menghabiskan kekayaan rakyat Iran dalam jumlah besar untuk menggelar pertunjukan propaganda ini, padahal tidak ada satu pun pemimpin demokratis yang hadir," tambahnya.

"Apa yang Anda lihat hari ini bukanlah sebuah bangsa yang berduka untuk penguasanya. Ini adalah sebuah bangsa yang dipenuhi dengan kemarahan yang adil, dan kemarahan serta keberanian yang heroik itu akan meruntuhkan apa yang tersisa dari rezim kriminal ini."

TERKINI
Israel Sisir Tepi Barat, Tangkap Belasan Warga hingga Jurnalis Curi Data Akademis, 17 Peretas Iran Didakwa Otoritas AS Bangladesh Protes Rohingya Dilabeli Sebagai Bengali Kasus Rasisme Vinicius vs Prestianni, Mou Kini Bela Siapa?