Senin, 29/06/2026 16:50 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi sebagai langkah utama dalam menghadapi dinamika perekonomian global yang masih dibayangi ketidakpastian.
Wakil Ketua DEN, Marie Elka Pangestu, mengatakan pihaknya memenuhi undangan DPR RI untuk memaparkan perkembangan kondisi ekonomi terkini sekaligus membahas langkah-langkah yang perlu ditempuh dalam merespons tantangan ekonomi global maupun domestik.
Menurut Marie, seluruh pihak memiliki pandangan yang sama bahwa respons kebijakan yang cepat dan tepat menjadi faktor penting di tengah situasi global yang tidak menentu.
Legislator Golkar: Perdamaian AS-Iran Dapat Perkuat Stabilitas Pasar Global
Pertumbuhan Ekonomi Global Diperkirakan Melambat 2,1 Persen pada 2026
Menaker Tekankan Pekerja agar Perkuat Inovasi di Tengah Perubahan Global
“Yang penting bagaimana sebuah negara itu merespons terhadap keadaan global yang tidak pasti itu. Dan ada kesepakatan saya rasa yang tercapai, bahwa yang penting adalah menjaga kestabilan makroekonomi di jangka pendek,” ujar Marie di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/6).
Ia menjelaskan, gejolak global, termasuk kenaikan harga minyak dunia, berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan memengaruhi daya beli masyarakat. Karena itu, koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Di sisi lain, Marie menilai fundamental perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi yang cukup baik. Meski demikian, ia mengingatkan adanya tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang relatif lebih besar dibandingkan sejumlah negara dengan karakteristik ekonomi serupa.
Kondisi tersebut, kata dia, perlu diantisipasi dengan menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap arah kebijakan pemerintah.
“Secara fundamental ekonomi Indonesia cukup baik, namun kita memang menghadapi pelemahan rupiah yang lebih daripada peers kita. Berarti kita harus mewaspadai dan menjaga isu confidence dan trust,” tuturnya.
Marie menambahkan, kepercayaan pasar hanya dapat dipertahankan melalui konsistensi kebijakan yang dijalankan oleh seluruh otoritas ekonomi sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi faktor penting agar stabilitas makroekonomi tetap terjaga sekaligus mampu menopang pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global yang masih berlangsung.