Kamis, 11/06/2026 15:57 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Arus lalu lintas di kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, mengalami kemacetan pada Kamis (11/6) siang.
Kepadatan volume kendaraan ini imbas dari aksi unjuk rasa yang digelar oleh ratusan elemen massa yang memprotes kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 14.30 WIB, massa aksi yang terdiri dari aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jakarta Selatan memadati sebagian badan jalan di depan kawasan Monumen Nasional (Monas) menuju arah patung kuda.
Mereka membawa sejumlah atribut demonstrasi, seperti spanduk tuntutan, bendera organisasi, serta melakukan orasi dari atas mobil komando.
"Turunkan harga BBM," tulis spanduk yang dibawa demonstran.
Akibat menyempitnya lajur jalan yang bisa dilalui, kendaraan roda dua maupun roda empat hanya dapat memacu kendaraannya dengan kecepatan sangat rendah.
Bunyi klakson terdengar saling bersahutan di tengah antrean panjang kendaraan yang mengular hingga ke arah Stasiun Gambir.
Selain itu terdapat aksi dorong mendorong dengan aparat kepolisian saat massa aksi mencoba melakukan pembakaran ban di tengah jalannya Merdeka Selatan.
Lebih lanjut, mass aksi juga menuntut pencopotan menteri keuangan dan menko perekonomian, stabilkan ekonomi nasional, evaluasi total program prioritas presiden yang memakan anggaran, kembalikan TNI ke barak, kemudian batalkan erjanjian dagang engan AS
Tolak Kenaikan Harga BBM