Rabu, 10/06/2026 17:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Komando Militer Bahrain mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah serangan udara yang diluncurkan oleh militer Iran.
Pihak kerajaan mengecam Teheran yang dinilai terus melanjutkan pendekatan permusuhan sistematis melalui serangan keji menggunakan rudal dan pesawat tanpa awak (drone).
Melalui pernyataan resmi yang diunggah di platform X, Angkatan Bersenjata Bahrain menegaskan kesiapan penuh mereka dalam menghadapi eskalasi ini.
"Komando Umum menegaskan bahwa seluruh alutsista dan unit militer berada pada tingkat kesiapan tertinggi dan sepenuhnya siap melakukan pertahanan demi melindungi kerajaan," tulis pernyataan tersebut.
Imbas Konflik Timteng, Biaya Bahan Bakar Maskapai AS Melonjak 78 Persen
Iran Akhiri Serangan ke Israel, Kecuali Kembali Serang Lebanon
Iran dan Israel Kembali Saling Serang, Sistem Pertahanan Diaktifkan
Pihak militer juga mengimbau masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati. Warga diminta untuk menjauh serta tidak menyentuh benda-benda mencurigakan yang diduga merupakan serpihan sisa dari serangan brutal Iran, dan segera melaporkannya ke pihak berwenang.
Menurut militer Bahrain, tindakan yang dengan sengaja menargetkan warga sipil dan fasilitas pribadi menggunakan rudal serta drone merupakan bentuk pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional.
Sebelumnya, Bahrain mengumumkan telah mengaktifkan sirene peringatan bahaya di berbagai sudut kota. Langkah darurat ini diambil sesaat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran mengeluarkan pernyataan bahwa mereka membidik pangkalan militer Armada Kelima AS yang ditempatkan di negara Teluk tersebut.
Sumber: Aljazeera