Yaman Minta Saudi Pasok Bahan Bakar Atasi Krisis Listrik

Selasa, 09/06/2026 15:53 WIB

Sana`a, Jurnascom - Kementerian Listrik dan Energi Yaman mengumumkan telah berkoordinasi dengan Arab Saudi untuk mengamankan pasokan bahan bakar darurat.

Langkah ini diambil guna menjaga keberlangsungan pembangkit listrik di tengah memburuknya krisis listrik di wilayah Aden dan Hadramout.

Pemerintah menyatakan bahwa pengiriman bahan bakar mendesak, yang meliputi solar dan minyak bakar mazut, akan mulai tiba pada Selasa (9/6), dan jumlahnya bakal ditingkatkan secara bertahap dalam dua minggu ke depan untuk menjaga pasokan listrik hingga akhir tahun.

Pengumuman tersebut dikeluarkan menyusul aksi unjuk rasa yang terjadi di Aden dan Hadramout akibat pemadaman listrik berkepanjangan dan penurunan kualitas layanan energi selama musim panas.

Lonjakan suhu udara yang tinggi disertai peningkatan permintaan masyarakat telah memperparah tekanan pada jaringan listrik nasional di wilayah tersebut.

Dalam pernyataan resminya, kementerian menyatakan pihak mereka memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dan menyebut layanan listrik sebagai sebuah prioritas hidup yang berkaitan langsung dengan stabilitas harian warga.

Pihak berwenang kini tengah menerapkan langkah-langkah di berbagai lini, mulai dari mengamankan pasokan bahan bakar, meningkatkan kesiapan teknis pembangkit listrik, hingga menaikkan kapasitas produksi daya.

Pihak kementerian menambahkan bahwa penanganan krisis ini mendapatkan perhatian serius dari Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman serta jajaran pejabat pemerintah.

Upaya bersama mitra regional juga terus berjalan demi mengembangkan solusi yang lebih berkelanjutan bagi sektor kelistrikan di negara tersebut.

Selain itu, kementerian menyatakan bahwa sejumlah proyek darurat tambahan dan pembangunan stasiun pembangkit listrik baru sedang dipersiapkan untuk memangkas durasi pemadaman serta meningkatkan kualitas layanan pada periode mendatang.

TERKINI
Kapal Komersial Taiwan Diintimidasi Petugas Pantai China Eks Menhan Yakin AS Bisa Paksa Iran Buka Selat Hormuz KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Edison Tersangka Suap Pengadaan Wamenkum: Revisi UU Polri Hanya Menyentuh Aspek-aspek Terbatas