Jum'at, 29/05/2026 05:55 WIB
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Oman untuk tidak ikut campur dalam perundingan antara Iran dan AS.
Trump juga mengatakan bahwa Amerika Serikat akan mengawasi Selat Hormuz. Ketika ditanya apakah dia akan menerima kesepakatan jangka pendek yang memungkinkan Iran dan Oman mengendalikan jalur perairan strategis tersebut, Trump menyampaikan kepada awak media dalam sebuah pertemuan kabinet di Gedung Putih: "Tidak, selat itu akan terbuka untuk semua pihak."
"Selat itu adalah perairan internasional. Tidak ada yang akan mengendalikannya. Kami akan mengawasinya. Kami pasti akan mengawasinya, tetapi tidak ada yang akan mengendalikannya," ujar Trump. "Hal tersebut merupakan bagian dari negosiasi yang kami lakukan."
"Oman akan bersikap seperti negara-negara lain, atau kami terpaksa akan menghancurkan mereka," sebut Trump memperingatkan.
Laksma TNI Salim: Perang Iran Lawan AS dan Israel, Era Quantum Warfare
AS Sebut Oman Tak Berencana Berlakukan Tarif di Selat Hormuz
Iran Balas Serangan AS, Targetkan Pangkalan Udara di Kuwait
Pernyataan itu dilontarkan Trump setelah stasiun televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa pihaknya telah memperoleh sebuah draf tidak resmi dari kesepakatan Iran-AS yang akan memulihkan pelayaran komersial melalui Selat Hormuz ke level sebelum perang dalam waktu satu bulan, dengan Iran dan Oman bersama-sama mengelola lalu lintas tersebut.
Kerangka kerja itu juga mencakup pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan penarikan pasukan militer AS dari wilayah sekitar Iran.
Pihak AS telah membantah laporan Iran tersebut dan menyebutnya sebagai "rekayasa belaka".
Sumber: Xinhua