Selasa, 26/05/2026 22:12 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon secara simbolis menyerahkan 23 sapi kurban pada Selasa (26/5), kepada Rumah Potong Hewan Gudang Sapi Tangerang (GST) Farm, Tigaraksa.
Dalam sambutannya, Menteri Fadli memberikan apresiasi tertinggi kepada seluruh unit kerja di Kementerian Kebudayaan serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kurban Iduladha 1447 H.
Menurut Menbud, perayaan Iduladha merupakan momentum untuk kembali melestarikan akar budaya gotong royong serta refleksi diri menuju pribadi yang lebih baik lagi.
“Peringatan Iduladha ini merupakan satu peringatan yang penting, terutama bagi umat Islam. Karena di situ ada satu arti tentang pengorbanan, keikhlasan, tentang toleransi, solidaritas sosial dan banyak nilai-nilai yang selama ini juga menjadi bagian dari budaya kita,” kata Menbud.
Menbud Nilai Bandung Spirit Tetap Relevan jadi Kompas Moral Dunia
Belanda akan Kembalikan Arca Shiva dan Prasasti Damalung ke Indonesia
Kemenbud Tetapkan 514 Warisan Budaya Indonesia dari 35 Provinsi
Menbud Fadli juga menegaskan bahwa kurban merupakan wujud syukur yang dapat memperkuat karakter bangsa. Menurut dia, selain menjaga tradisi, peringatan kurban mengingatkan kepada mereka yang membutuhkan, mereka yang memerlukan dukungan, bantuan, saling tolong-menolong, dan juga saling bahu-membahu di dalam berbagai situasi dan kesulitan.
"Nilai-nilai dan budaya seperti ini merupakan bagian paling penting yang juga mengakar di dalam budaya kita," kata Menbud.
Pada tahun ini, Kementerian Kebudayaan menyerahkan kurban 23 ekor sapi ras Bali dan Limosin yang berbobot antara 300 s.d. 600kg. Total bobot 23 sapi kurban adalah sekitar 7,7 ton dan berpotensi menghasilkan daging kurban sekitar 4 ton lebih.
Daging kurban akan dikemas menjadi paket berisi daging kurban seberat 2 kg. Adapun nantinya paket daging kurban akan didistribusikan kepada mustahik atau orang yang berhak menerima daging kurban, termasuk pegawai Kementerian Kebudayaan di daerah Jabodetabek pada Jumat (29/5) nanti.