Kementrans Gandeng Folago Dukung Penguatan UMKM Kawasan Transmigrasi

Senin, 25/05/2026 22:55 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menggandeng PT Folago Global Nusantara Tbk dalam membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi melalui penguatan ekonomi kreatif, digitalisasi UMKM, hingga penyediaan akses internet di daerah.

Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan Kementerian Transmigrasi memiliki program Transmigrasi Gotong Royong yang menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar kawasan transmigrasi dapat tumbuh sebagai pusat ekonomi baru. 

Mentrans juga menyampaikan apresiasi terhadap Folago dan menegaskan kesiapan pemerintah untuk membangun kolaborasi nyata bersama perusahaan tersebut.

“Di kami ada juga namanya Transmigrasi Gotong Royong. Transmigrasi Gotong Royong itu hadir dalam satu kesadaran bahwa tidak bisa kawasan transmigrasi itu tumbuh, ekonominya, kecuali dengan sinergi dan kolaborasi kita semua. Selamat untuk Folago, kita akan kolaborasi nyata,” ujarnya pada saat sambutan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (25/5).

Mentrans turut menyampaikan Kementerian Transmigrasi saat ini memiliki kekuatan berupa lahan dan sumber daya manusia di kawasan transmigrasi, namun masih membutuhkan dukungan akses modal, teknologi, dan pasar.

“Banyak sekali hal yang bisa dikolaborasikan dalam rangka membuka akses pasar dan meningkatkan value ekonomi di kawasan transmigrasi,” katanya.

CEO PT Folago Global Nusantara Tbk. Subioto Jingga mengatakan pihaknya siap mendukung pengembangan kawasan transmigrasi melalui penguatan ekosistem digital dan ekonomi kreatif.

“Kami ingin UMKM Indonesia, dari kota besar hingga daerah transmigrasi, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, dikenal, dan naik kelas,” ujarnya.

Subioto juga menyatakan siap mendukung penyediaan internet terjangkau hingga penyelenggaraan kegiatan ekonomi kreatif di berbagai daerah transmigrasi.

“Untuk seluruh pelaku UMKM di Jawa, Maluku, dan Papua, kita akan memberikan internet gratis, untuk men-support seluruh UMKM dan pelaku kreatif di Indonesia. Dan juga nanti untuk di daerah transmigrasi, kita juga akan men-support internet yang terjangkau,” katanya.

Dalam kesempatan itu, aktor dan konten kreator Baim Wong menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi Folago dengan pemerintah, termasuk untuk memperkuat UMKM.

“Saya ajak teman-teman saya seperti Wulan Guritno, Arya Saloka, dan lainnya untuk percaya dan bergabung. Karena banyak UMKM artis yang juga perlu didukung agar bisnisnya bisa long last (jangka panjang) dan tidak gagal di tengah jalan,” ujar Baim Wong.

Ia menilai kehadiran Folago dapat membantu para pelaku UMKM dan public figure yang selama ini memiliki keterbatasan dalam pengelolaan bisnis dan penguatan sistem usaha.

Kegiatan Folago All Star di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, turut dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifqi Harsya menyebut industri kreatif kini telah menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan ekonomi digital Indonesia.

Sementara Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan kolaborasi dengan influencer dan konten kreator perlu diarahkan tidak hanya pada promosi produk, tetapi juga penguatan kualitas produk dan fundamental bisnis UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Selain dukungan terhadap UMKM dan kawasan transmigrasi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional melalui kolaborasi pemerintah, platform digital, influencer, selebriti, dan pelaku industri kreatif.

Sejumlah selebriti yang hadir di antaranya Arya Saloka, Baim Wong, Tya Ariestya, Chicco Jerikho, Wulan Guritno, Kimberly Ryder, dan Christoffer Nelwan. 

TERKINI
Berbagai Tradisi di Indonesia saat Hari Arafah Selain Pesta Babi, Ini 5 Film Dokumenter Indonesia yang Wajib Ditonton Selain Puasa, 7 Amalan Ini Sangat Dianjurkan di Hari Arafah Keutamaan Puasa Arafah: Dosa Dua Tahun Bisa Terhapus, Benarkah?