Hamas Konfirmasi Kematian Panglima Militer Izz al-Din al-Haddad oleh Israel

Minggu, 17/05/2026 04:01 WIB

Gaza, Jurnas.com - Kelompok Palestina Hamas mengonfirmasi pembunuhan pemimpin militer Izz al-Din al-Haddad oleh Israel.

Kelompok Palestina tersebut mengutuk "pembunuhan keji dan pengecut" yang dilakukan Israel terhadap al-Haddad, yang memimpin Brigade Qassam, sayap bersenjata Hamas, di Jalur Gaza.

Hamas mengatakan al-Haddad tewas bersama istri, putri, dan warga sipil Palestina lainnya pada Jumat malam.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pembunuhan tersebut menandai pelanggaran terbaru Israel terhadap perjanjian "gencatan senjata" Gaza, serta "agresi berkelanjutan terhadap warga sipil yang tidak bersalah" di wilayah tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Militer Israel meluncurkan serangan udara berkekuatan besar di Jalur Gaza pada Jumat (15/5) kemarin, dengan target utama kepala sayap bersenjata Hamas, Izz al-Din al-Haddad.

Israel mengidentifikasi Haddad sebagai salah satu arsitek utama di balik serangan 7 Oktober 2023 yang memicu perang berkepanjangan selama dua tahun terakhir. Hingga saat ini, pihak Hamas belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi Haddad.

Haddad merupakan pejabat paling senior Hamas yang menjadi target operasi militer Israel sejak kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS) pada Oktober lalu.

Dia naik jabatan memimpin sayap militer Hamas di Gaza setelah komandan sebelumnya, Mohammad Sinwar, tewas dalam serangan Israel pada Mei 2025. Eskalasi mematikan ini terjadi di tengah kebuntuan negosiasi antara Israel dan Hamas terkait rencana pasca-perang yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump.

TERKINI
Studi: Katak Betina Kesulitan Memilih Pasangan Saat Terlalu Banyak Pejantan Refleksi Kemerdekaan, Kesejahteraan Umum Masih Jauh dari Adil dan Setara Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, 38 Orang Tewas dan 13 Terluka Komdigi Minta Aplikasi Hornet Dihapus dari Play Store dan App Store