Jum'at, 08/05/2026 23:45 WIB
Madrid, Jurnas.com - Seorang wanita berusia 32 tahun di provinsi Alicante, Spanyol, dilaporkan menunjukkan gejala yang konsisten dengan infeksi virus hanta, dan sedang menjalani pemeriksaan medis intensif.
Menteri Kesehatan Spanyol, Javier Padilla, mengonfirmasi pada hari Jumat (8/5) bahwa wanita tersebut merupakan penumpang di pesawat yang sama dengan pasien yang meninggal dunia di Johannesburg, setelah bepergian menggunakan kapal pesiar MV Hondius.
Otoritas kesehatan telah mengidentifikasi keberadaan strain Andes dari virus hanta di kapal tersebut. Varian ini dikenal dapat menular antarmanusia dalam kasus-kasus langka, yang biasanya hanya terjadi setelah adanya kontak sangat dekat.
Menurut pernyataan di situs resmi departemen kesehatan regional, wanita yang merupakan warga Alicante di wilayah Valencia tersebut saat ini mengalami gejala pernapasan ringan, sebagaimana dikutip dari Reuters.
Dikatakan, wanita tersebut kini sedang dipindahkan ke sebuah rumah sakit di kota Alicante untuk menjalani pengujian virus, dan hasil laboratorium diperkirakan akan keluar dalam waktu 24 hingga 48 jam.
“Wanita itu duduk dua baris di belakang penumpang kapal pesiar, tetapi kontak di antara mereka `singkat` karena penumpang tersebut hanya `berada di dalam pesawat untuk waktu yang singkat` selama penerbangan,” ujar Javier Padilla.
Sebagai langkah pencegahan, otoritas kesehatan regional Valencia kini tengah melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang sempat melakukan kontak dengan wanita tersebut selama beberapa hari terakhir.
Meskipun risiko penularan secara umum dinilai rendah, pengawasan ketat tetap diberlakukan guna mengantisipasi penyebaran strain Andes yang mematikan ini di wilayah Spanyol.