Sahroni: Polisi dan BNN Harus Berantas Sindikat Produksi Vape Narkoba

Selasa, 05/05/2026 11:02 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya terkait pengungkapan praktik Clandestine Lab untuk pembuatan Cartridge Vape yang mengandung narkoba golongan II jenis Etomidate di Taman Sari, Jakarta Barat.

Politikus NasDem itu pun meminta Polri bersama BNN berkolaborasi memberantas modus narkoba vape tersebut. Sementara, Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum menyebut pihaknya telah mengamankan satu terduga pelaku berinisial S (38). Polisi pun menemukan sejumlah barang bukti berupa 34 cartridge siap edar, 49 cartridge bekas isi ulang, 550 kemasan kosong berbagai merek.

“Saya minta Polri bersinergi penuh dengan BNN untuk memberantas pola baru peredaran narkoba lewat medium vape ini. Dari kasus ini terlihat bahwa memproduksi narkotika model begini tidak butuh jaringan besar, tidak butuh alat rumit, bahkan bisa dilakukan oleh sedikit orang. Artinya, barrier penyalahgunaan narkoba ini makin tipis dan makin berbahaya,” ujar Sahroni, kepada wartawan, Jakarta, Selasa (5/5).

Ia menegaskan, pola seperti ini tidak boleh dianggap sebagai kasus biasa karena berpotensi ditiru oleh banyak pihak lain jika tidak ditangani secara masif dan sistematis.

“Kalau pola ini tidak diputus sekarang, ke depan bisa makin banyak ‘pabrik-pabrik kecil’ narkoba model begini bermunculan. Karena itu Polri dan BNN harus jeli dan sikat sampai ke akar-akarnya, telusuri jaringan distribusinya, pemasok bahan bakunya, sampai pembelinya. Jangan beri ruang sedikit pun bagi pola baru peredaran narkoba seperti ini berkembang di masyarakat,” tegas Sahroni.

TERKINI
Misteri Virus di Kapal Pesiar: 3 Tewas, WHO Soroti Dugaan Hantavirus UEA Tangkis Serangan Rudal dari Iran, Fasilitas Minyak di Fujairah Terbakar Beckham: Kemenangan atas PSIM Jadi Bekal Lawan Persija Teheran Tuding UEA Bekerja Sama dengan Agresor dalam Melawan Iran