AS Gelar Operasi Besar-Besaran usai Dua Tentara Hilang di Maroko

Senin, 04/05/2026 13:50 WIB

Rabat, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) melakuan operasi pencarian besar-besaran di wilayah selatan Maroko, setelah dua tentara AS dilaporkan hilang saat menjalani penempatan latihan militer.

Seorang pejabat pertahanan AS menurut laporan AFP pada Senin (4/5) mengatakan bahwa kedua tentara tersebut terakhir kali terlihat di dekat tebing pantai dan diduga jatuh ke laut.

Insiden ini terjadi di Kawasan Latihan Cap Draa pada Sabtu malam. Pasukan gabungan dari AS, Maroko, dan sekutu lainnya segera mengerahkan aset darat, udara, dan laut untuk menyisir lokasi kejadian.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa insiden ini tidak terkait dengan terorisme, melainkan tampak sebagai sebuah kecelakaan. Laporan awal menunjukkan kedua tentara tersebut kemungkinan jatuh ke laut,” kata pejabat tersebut.

Laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa kedua tentara itu diduga sedang mendaki setelah sesi latihan berakhir, meski hal ini belum dikonfirmasi secara independen.

Sementara itu, CBS News melaporkan aktivitas helikopter yang intens sepanjang malam setelah prosedur perhitungan personel (head-count) di pangkalan gagal menemukan keberadaan keduanya. Operasi pencarian ini melibatkan teknologi dan tim ahli yang luas.

“Beberapa helikopter, kapal, pesawat nirawak (drone), pendaki gunung, dan penyelam dikerahkan dalam pencarian ini,” pejabat itu menambahkan.

Kedua tentara itu sedang berpartisipasi dalam African Lion, latihan militer tahunan terbesar di bawah Komando Afrika AS (AFRICOM). Latihan ini melibatkan lebih dari 10.000 peserta dari 20 negara, termasuk kontingen NATO, dan diadakan di Maroko, Ghana, Senegal, serta Tunisia.

Kejadian di Cap Draa ini mirip insiden serupa pada 2012, ketika dua Marinir AS tewas dan dua lainnya luka-luka akibat kecelakaan pesawat di area yang sama selama latihan African Lion tahun itu.

TERKINI
Impor Indonesia Capai USD19 Miliar di Maret 2026 Maret 2026, Ekspor Indonesia Tembus USD22,53 Miliar Jejak Dinosaurus Raksasa Berusia 120 Juta Tahun Kembali Ditemukan di Asia Tanker Terkena Proyektil di Pantai UEA, Seluruh Awak Selamat