Rabu, 29/04/2026 15:31 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota DPR RI, Mahfudz Abdurrahman, meminta penanganan korban kecelakaan KRL di Bekasi menjadi prioritas utama, baik bagi korban meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.
“Pastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Keluarga juga harus mendapatkan informasi yang jelas dan pendampingan yang layak,” ujar Mahfudz dalam keterangannya, Rabu (29/4).
Ia menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut, seraya menegaskan komitmennya untuk mengawal proses penanganan korban hingga tuntas.
DPR Minta Pengawasan dan Penindakan Diperketat di Perlintasan Sebidang
BP BUMN Pastikan Penanganan dan Santunan Bagi Korban di Bekasi Timur
Gerindra Dorong Pencabutan Izin Taksi Hijau Usai Insiden Bekasi Timur
“Kami akan ikut mengawal agar warga Bekasi yang menjadi korban benar-benar mendapatkan haknya secara utuh, mulai dari santunan hingga jaminan pemulihan ke depan,” katanya.
Selain itu, Mahfudz juga mendorong dilakukannya investigasi secara menyeluruh dan transparan, terutama terkait kondisi jalur dan sistem operasional di lintas Bekasi yang dikenal padat.
“Lintas Bekasi adalah jalur sibuk dengan intensitas tinggi. Evaluasi harus dilakukan secara serius dan menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Di sisi lain, ia mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusivitas dan mengedepankan empati dalam komunikasi publik.
“Hindari spekulasi, fokus pada penanganan dan solusi agar suasana tetap tenang,” ucapnya.
Mahfudz berharap, insiden tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat sistem transportasi yang lebih aman dan berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya para komuter di wilayah Bekasi yang menjadi penopang mobilitas pekerja menuju Jakarta dan sekitarnya.