Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga

Senin, 20/04/2026 18:56 WIB

Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih menilai keputusan pemerintah mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada 2026 menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Politikus Golkar yang akrab disapa Demer itu mengatakan, kebijakan tersebut mampu menahan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian.

“Dengan harga BBM subsidi yang tetap, pelaku usaha punya ruang untuk menyusun strategi bisnis secara lebih pasti,” ujar Demer di Jakarta, Senin (20/4).

Ia menjelaskan, kestabilan harga energi berperan penting dalam menekan biaya produksi dan distribusi. Jika harga energi terkendali, maka risiko lonjakan harga barang dan jasa juga bisa diminimalisir.

Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu sektor usaha, khususnya UMKM, agar tetap bisa beroperasi secara efisien tanpa terbebani kenaikan biaya yang signifikan. Hal tersebut juga berdampak pada terjaganya konsumsi domestik sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, Demer menilai penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan langkah yang tepat untuk menjaga keseimbangan fiskal. Ia menilai kebijakan itu lebih terarah karena pengguna BBM non-subsidi mayoritas berasal dari kelompok masyarakat menengah ke atas.

“Dampaknya ke masyarakat luas relatif kecil, sehingga tetap menjaga daya beli kelompok rentan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam memastikan ketersediaan energi nasional, mulai dari pengelolaan stok hingga distribusi yang lebih terjaga.

Menurutnya, penguatan pasokan serta pengelolaan impor energi menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi di tengah tekanan global.

Lebih lanjut, Demer menekankan pentingnya konsistensi kebijakan energi yang didukung koordinasi lintas kementerian. Ia menilai sinergi tersebut menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi secara menyeluruh.

“Kalau kebijakan energi konsisten, ini bukan hanya soal inflasi, tapi juga memperkuat daya tahan ekonomi kita ke depan,” pungkasnya.

 

 

 

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas