Kemenlu Palestina Desak Gencatan Senjata Secara Menyeluruh

Kamis, 09/04/2026 15:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Palestina menyerukan agar kesepakatan gencatan senjata yang tengah bergulir turut menyentuh seluruh wilayah kedaulatannya.

Seruan ini mencakup tuntutan penghentian perang di Jalur Gaza serta pengakhiran aksi militer Israel dan serangan pemukim di Tepi Barat.

Melalui keterangan tertulisnya, Kemenlu Palestina melihat langkah krusial saat ini adalah memperkuat upaya mengakhiri

"pendudukan Israel yang telah berlangsung lama, yang merupakan akar penyebab ketidakstabilan serta hilangnya hak-hak, keamanan, perdamaian, dan stabilitas," kata Menlu Palestina dikutip dari Antara pada Kamis (9/4).

Otoritas Palestina juga memberikan apresiasi atas peran berbagai negara yang menjembatani tercapainya gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pihak kementerian meyakini bahwa jalur diplomasi serta dialog merupakan kunci utama dalam penyelesaian konflik. Hal ini dipandang penting guna menjaga kedaulatan, integritas wilayah, dan stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Momentum ini muncul setelah AS dan Iran menyepakati penghentian permusuhan selama dua pekan sejak Selasa (7/4).

Kedua negara dijadwalkan duduk bersama di meja perundingan di Islamabad, Pakistan, pada Jumat (10/4) mendatang.

Di sisi lain, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kesiapan untuk tunduk pada kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Meski demikian, pihak Tel Aviv memberikan catatan bahwa operasi militer mereka di wilayah Lebanon akan tetap berjalan.

TERKINI
Timwas Haji DPR: Revisi UU BPKH Guna Perkuat Nilai Manfaat Dana Haji Timwas DPR Minta Semua Pihak Waspadai Situasi Tak Terduga di Armuzna Timwas Haji DPR Apresiasi Kesiapan Armuzna dan Soroti Fasilitas Pemondokan 9 WNI yang Sempat Diculik Israel Akhirnya Tiba di Tanah Air