Senin, 30/03/2026 19:01 WIB
Kyiv, Jurnas.com - Ukraina menyampaikan permohonan maaf kepada Finlandia menyusul insiden drone salah target lalu jatuh di wilayah Helsinki pada akhir pekan lalu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Georgiy Tykhy, mengatakan bahwa kemungkinan drone tersebut menyimpang dari jalurnya akibat campur tangan Rusia.
Moskow menembakkan ratusan drone ke Ukraina dalam serangan malam hari, dan Kyiv semakin membalas dengan serangannya sendiri yang menargetkan situs energi dan militer.
"Dalam keadaan apa pun, tidak ada drone Ukraina yang diarahkan ke Finlandia. Penyebab yang paling mungkin adalah campur tangan dari sistem perang elektronik Rusia. Kami telah meminta maaf kepada pihak Finlandia atas insiden ini," kata Tykhy dikutip dari AFP pada Senin (30/3).
Putin Beri Sinyal Bakal Akhiri Perang di Ukraina
Korut Resmikan Museum Prajurit Korban Perang Rusia vs Ukraina
Drone Ukraina Hantam Tiga Kapal Perang Rusia di Krime
Ukraina menyerang fasilitas pelabuhan di pantai Rusia di Teluk Finlandia, dekat perbatasan Rusia dengan negara anggota NATO dan Uni Eropa, beberapa kali pekan lalu.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian mengatakan bahwa dia telah membahas insiden drone dengan Presiden Finlandia Alexander Stubb, pendukung setia Kyiv.
"Alex dan saya melihat situasi ini dengan cara yang sama. Kami berbagi semua informasi yang diperlukan," ujar Zelensky.
Kementerian Pertahanan Finlandia mengatakan bahwa Finlandia menerbangkan pesawat tempur F/A-18 Hornet untuk misi identifikasi pada Minggu lalu.
Satu drone jatuh ke tanah di utara Kouvola, sebuah kota di Finlandia selatan, sementara drone lainnya jatuh di sebelah timur Kouvola, menurut kementerian tersebut.