Pakistan Ledakkan Pengisian Bahan Bakar Pesawat di Afganistan

Jum'at, 13/03/2026 13:19 WIB

Kabul, Jurnas.com - Pakistan meledakkan sebuah stasiun pengisin bahan bakar pesawat miliki maskapai swasta Kam Air di dekat Bandara Kandahar, Afganistan. Demikian klaim kelompok Taliban pada Jumat (13/3), ketika konflik kedua negara terus memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Pertempuran meletus bulan lalu saat serangan udara Pakistan menghantam wilayah Afghanistan, yang menurut Islamabad menargetkan benteng-benteng militan. Afghanistan menyebut serangan itu sebagai pelanggaran kedaulatan dan melancarkan serangan balasan.

"Perusahaan (Kam Air) memasok bahan bakar ke maskapai penerbangan sipil serta pesawat-pesawat PBB," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid dikutip dari Reuters.

Pakistan juga melakukan pemboman di daerah lain, termasuk ibu kota Kabul. Tercatat perempuan hingga anak-anak termasuk di antara korban tewas karena pemukiman sipil turut menjadi sasaran di beberapa lokasi.

Sebelum serangan terbaru, tidak ada pihak yang melaporkan serangan udara Pakistan terhadap Afganistan dalam beberapa hari terakhir, dan pertempuran darat di sepanjang perbatasan sepanjang 2.600 km (1.600 mil) juga telah mereda.

Diketahui, aksi militansi menjadi sumber perselisihan antara sekutu yang kini menjadi musuh. Islamabad mengatakan bahwa Kabul menyediakan tempat berlindung yang aman bagi para militan yang melakukan serangan terhadap Pakistan.

Namun, Taliban membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa aksi militansi adalah masalah internal Pakistan.

TERKINI
Ini Bedanya Nikmat Kubur dan Azab Kubur Menurut Islam Talqin Singkat untuk Orang yang Sekarat Lengkap dengan Artinya Urutan Surat Juz 30 Lengkap, Cocok untuk Pemula Menghafal Al-Qur`an Hari Cat Air Sedunia Setiap 28 Juli, Ini Sejarah hingga Tujuannya