Selasa, 10/03/2026 21:40 WIB
Riyadh, Jurnas.com - Pemerintah Arab Saudi mengutuk keras serangan Iran yang menargetkan kerajaan, negara-negara Teluk, dan negara-negara lain di kawasan imbas dari eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam sebuah konferensi video, Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) menekankan kembali hak Saudi untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan, guna melindungi keamanan, kedaulatan, dan integritas wilayahnya.
Dikutip dari Arab News pada Selasa (10/3), para menteri juga memuji kinerja pertahanan udara Kerajaan Saudi dalam mencegat dan menghancurkan rudal dan drone, yang berupaya menargetkan lokasi dan fasilitas di negara tersebut.
Putra mahkota memberikan penjelasan kepada kabinet mengenai percakapan telepon baru-baru ini dengan para pemimpin beberapa negara, sebagai bagian dari konsultasi berkelanjutan tentang perkembangan regional dan dampaknya terhadap stabilitas regional dan internasional.
Trump Kirim Utusan ke Pakistan, Lanjutkan Perundingan Gencatan Senjata
Biaya Perang Amerika Serikat terhadap Iran Tembus Rp1.000 Triliun
Paus Leo XIV Desak AS dan Iran Berunding Akhiri Perang
Dalam sebuah pernyataan kepada Kantor Berita Saudi (SPA), Menteri Media Salman bin Yousef Al-Dossari mengatakan bahwa kabinet juga meninjau upaya Saudi memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan mitra-mitra Teluk dan Arab, untuk mengatasi tantangan regional saat ini.
Kabinet menyambut baik pernyataan yang dikeluarkan dalam pertemuan-pertemuan baru-baru ini antara Dewan Kerja Sama Teluk dan Uni Eropa, serta Liga Arab, yang mengutuk serangan Iran.
Kabinet selanjutnya mencatat Hari Bendera Saudi yang akan datang pada 11 Maret, menggambarkannya sebagai simbol sejarah Kerajaan, identitas nasional, dan prinsip-prinsip pendiriannya.