Selasa, 03/03/2026 23:48 WIB
Riyadh, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC) mengecam serangan Iran terhadap negara-negara anggota yang menargetkan fasilitas sipil dan diplomatik, dan menganggap hal itu sebagai tindakan tidak dapat diterima.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan dua drone menyerang Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh hingga memicu kebakaran terbatas pada Selasa (3/3), sebagaimana dikutip dari Arab News.
Serangan tersebut terjadi setelah Kedutaan Besar AS di Kuwait mengumumkan penutupan sementara hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Sekjen GCC, Jasem Mohamed Al-Budaiwi, mengatakan serangan Iran merupakan pelanggaran jelas terhadap seluruh hukum internasional dan ketentuan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengatur perlindungan misi diplomatik.
PM Malaysia Siap Potong Gaji Menteri jika Krisis Timteng Berlanjut
Iran Tawarkan Pembukaan Jalur Alternatif di Selat Hormuz, Ini Syaratnya
Panglima Militer Pakistan Tiba di Iran Bawa Pesan Rahasia dari AS
Al-Budaiwi juga mengecam serangan terhadap fasilitas sipil dan permukiman di Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, dan Qatar.
Dia menilai serangan Iran terhadap negara-negara anggota GCC menjadi indikasi nyata niat bermusuhan Teheran terhadap kawasan Teluk serta upaya berkelanjutan untuk mengganggu keamanan dan stabilitas regional maupun global.
Menurutnya, penargetan wilayah negara anggota GCC tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun dan Iran harus segera menghentikan serangan yang disebutnya brutal tersebut.
Al-Budaiwi kembali menegaskan solidaritas seluruh negara anggota GCC serta sikap bersama mereka dalam menghadapi serangan Iran demi mempertahankan kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasional masing-masing.