Senin, 02/03/2026 15:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Bulan Januari 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia tembus USD22,16 miliar. Raihan ini naik jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Pada bulan Januari 2026 nilai ekspor mencapai USD22,16 miliar atau naik 3,39 persen jika dibandingkan bulan Januari 2025," kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, Senin (2/3/2026).
Untuk nilai ekspor migas tercatat USD0,89 miliar atau turun sebesar 15,62 persen. Sementara itu, nilai ekspor non migas tercatat naik 4,38 persen senilai USD21,26 miliar.
"Peningkatan nilai ekspor Januari tahun 2026 secara tahunan untuk yang didorong ekspor non migas terkait terjadi pada komoditi non migas yang pertama lemak dan minyak hewan nabati naik 46,05 persen," jelas Ateng.
Asal Usul Harlah PMII yang Diperingati Setiap 17 April
17 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Raih KWP Award 2026, Amelia Komit Jaga Ruang Digital yang Sehat dan Aman
Adapun lemak dan minyak hewan nabati juga memberikan andil terhadap peningkatan total ekspor sebesar 4,61 persen.
Andil utama peningkatan nilai ekspor non migas pada Januari 2026 disumbang oleh nikel dan barang daripadanya naik 42,04 persen dengan andil 1,43 persen dan ekspor mesin dan peralatan elektronik serta bagiannya naik 16,27 persen dengan andil 1 persen terhadap peningkatan total ekspor.
Sektor industri pengolahan menjadi pendorong utama atas meningkatnya kinerja ekspor non migas periode Januari 2026 yang naik 8,19 persen (yoy) dengan andil sebesar 6,54 persen.
Ekspor sektor industri pengolahan yang naik cukup besar yaitu minyak kelapa sawit, nikel, besi dan baja, serta semikonduktor dan komponen elektronik lainnya, ekspor kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Sementara itu, pertanian turun 20,36 persen dan pertambangan turun 14,59 persen.
Jika dilihat menurut negara dan kawasan tujuan utama ekspor, nilai ekspor non migas ke China tercatat USD5,27 miliar pada Januari 2026, disusul Amerika Serikat USD52,51 miliar dan India sebesar USD1,52 miliar.